07 September 2023, 10:30 WIB

UNESCO Usulkan adanya Batasan Usia untuk Penggunaan Kecerdasan Buatan di Sekolah


Adiyanto | Weekend

John SAEKI / AFP
 John SAEKI / AFP
Grafik menunjukkan meningkatnya kekhawatiran mengenai dampak kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari, berdasarkan temuan survei PEW

Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan peraturan ketat tentang penggunaan perangkat kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT di ruang kelas, termasuk membatasi usia penggunanya.

Dalam pedoman baru bagi pemerintah, badan pendidikan PBB UNESCO memperingatkan bahwa otoritas publik tidak siap menghadapi masalah etika dalam meluncurkan program kecerdasan buatan generatif di sekolah.

Badan yang bermarkas di Paris ini mengatakan jika hanya mengandalkan program semacam itu dengan mengenyampingkan peran guru, dapat memengaruhi kesejahteraan emosional anak dan membuat mereka rentan terhadap manipulasi.

“AI generatif bisa menjadi peluang besar bagi pembangunan manusia, namun juga bisa menimbulkan kerugian dan prasangka,” kata Audrey Azoulay dari UNESCO, Kamis (7/9)

“Hal ini tidak dapat diintegrasikan ke dalam pendidikan tanpa keterlibatan masyarakat, serta perlindungan dan peraturan yang diperlukan dari pemerintah.”

Program AI generatif menjadi sorotan akhir tahun lalu, setelah ChatGPT menunjukkan kemampuan untuk menghasilkan esai, puisi, dan percakapan dari perintah yang paling singkat. Hal ini memicu ketakutan akan plagiarisme dan kecurangan di sekolah dan universitas.

Namun investor teknologi telah menggelontorkan dana ke bidang ini dan mendorong pendidikan yang ditargetkan sebagai pasar yang mungkin menguntungkan.

Panduan UNESCO mengatakan alat AI berpotensi membantu anak-anak berkebutuhan khusus. Namun alat tersebut hanya akan aman dan efektif jika guru, pelajar, dan peneliti membantu merancangnya dan pemerintah mengatur penggunaannya.

Panduan tersebut tidak merekomendasikan usia minimum untuk anak sekolah, tetapi menunjukkan bahwa ChatGPT memiliki batas usia yang lebih rendah yaitu 13 tahun.

“Banyak komentator memahami batas usia ini terlalu muda dan telah menganjurkan undang-undang untuk menaikkan batas usia menjadi 16 tahun,” kata pedoman tersebut.(AFP/M-3)

BERITA TERKAIT