06 January 2023, 11:00 WIB

Rutin Mengganti Seprai Tempat Tidur Penting untuk Kesehatan


Devi Harahap | Weekend

unsplash.com/isaac martin
 unsplash.com/isaac martin
ilustrasi: tempat tidur bersih dan nyaman

Kondisi ruang kamar yang bersih tentu akan membuat penguhinya terasa nyaman untuk beraktivitas dan beristirahat. Menurut penelitian, jika seprai atau alas tidur digunakan lebih lama dari semestinya, bakteri dan virus akan berkumpul meski tak kelihatan. Secara tidak sadar, seprai yang sudah lama tidak dicuci itu juga bisa mendatangkan masalah kesehatan.

Penelitian yang melibatkan  2.250 orang dewasa di Inggris. dari jumlah itu, setengahnya yang bertatus lajang mengatakan mereka tidak mencuci seprai hingga empat bulan. Sebanyak 12% responden mengakui akan mencuci sprei ketika mereka ingat, artinya bisa lebih lama dari empat bulan.

"Itu benar-benar bukan sesuatu kebiasaan yang bagus," kata Dr Lindsay Browning, seorang psikolog dan ahli saraf dan gangguan tidur kepada Radio 1 Newsbeat seperti dilansir dari BBC.

Sementara itu, 62% responden perempuan lajang  mengaku lebih sering berganti pakaian secara rutin dan membersihkan tempat tidur mereka setiap dua minggu, sedangkan pasangannya mengaku membersihkan tempat tidur mereka setiap tiga minggu.

Menuruyt peneliti, untuk menjaga kesehatan kamar, Anda perlu mengganti seprai secara rutin setiap beberapa waktu sekali yaitu setiap satu minggu sampai dua minggu sekali.

Sedangkan jika lebih lama dari itu, bukan cuma tempat tidur dan kamar jadi kotor. Dampak tambahan yakni munculnya risiko kesehatan dan mempengaruhi tidur. Kotoran yang menempel membuat aroma tak sedap dan lembab.  Selain itu, kebersihan adalah faktor utama yang memengaruhi kesehatan, sebab tubuh manusia mengeluarkan keringat yang membuat tidur terasa lebih gerah.  

"Keringat masuk ke dalam sprei sehingga tidak hanya berbau menjijikkan tetapi juga menjadi tersumbat. Dia mengatakan kita perlu memiliki aliran udara agar merasa sejuk saat tidur, karena saat itulah kita bisa tidur dengan baik," menurut Dr Browning.

Selain keringat, sel kulit mati yang kita buang saat tidur juga bisa menimbulkan kuman baru di atas kasur yang membuat kulit terasa tidak nyaman.

"Kita bisa mengganti sprei kasur saat masuk musim dingin atau hujan, tapi idealnya adalah sekali dalam 1-2 Minggu. Jika Anda tetap menggunakan seprai yang tidak diganti lebih dari waktu tersebut, akan mempengaruhi kesehatan dan kebugaran tubuh Anda serta kenyamanan tidur di malam hari," kata Dr Browning.

Studi itu juga mengungkapkan bahwa 18% responden mengaku bahwa agar seprai tidak kotor, mereka bisa mandi di malam hari, sehingga tidak dibutuhkan pengganti seprai secara rutin. Namun, Dr Browning mengatakan bahwa hal tersebut bukan hal yang seimbang. Saran dia alangkah baiknya seprai tetap diganti secara rutin dan mandi tetaplah menjadi aktivitas rutin. .

"Kita bisa tidur nyenyak di hotel karena kamar tidur itu cenderung dikelola dan diurus dengan baik dan bersih, pun seprainya berkualitas bagus dan diganti secara teratur," ujarnya.(M-3_

BERITA TERKAIT