29 November 2022, 14:01 WIB

Seperti Apa Bentuk Dinosaurus Saat Ini Jika Tidak Mengalami Kepunahan?


Devi Harahap | Weekend

Dok. Sciencealert.com
 Dok. Sciencealert.com
Prediksi dinosaurus jika tak punah dari Dale Russell 

Lebih dari enam puluh juta tahun yang lalu, sebuah asteroid menghantam bumi dengan kekuatan 10 miliar bom atom dan mengubah arah evolusi. Langit menjadi gelap, rantai makanan runtuh, dan tanaman berhenti berfotosintesis. Tumbuhan mati, hewan-hewan pun mati. Lebih dari 90% spesies di bumi spesies lenyap mengalami kepunahan, termasuk dinosaurus.

Peristiwa tersebut disebut sebagai kepunahan Kapur-Paleogen (K-Pg) atau juga dikenal sebagai peristiwa kepunahan Kapur-Tersier (K-T). Lantas bagaimana jika asteroid tersebut tidak menghantam bumi? Apa yang terjadi dengan dinosaurus dan seperti apa wujudnya saat ini jika tidak punah? Ilmuwan dinosaurus telah mendiskusikan hal-hal tersebut seperti dilansir dari Science Alert, Minggu (27/11).

Pada tahun 1980-an, ahli paleontologi Dale Russell berspekulasi dalam eksperimennya bahwa jika kepunahan tersebut tidak terjadi, dinosaurus akan menjadi karnivora yang mampu menggunakan alat-alat canggih seperti manusia. Mereka akan menjadi salah satu spesies paling berkuasa di bumi.

Russell yang menyebutnya dengan istilah "Dinosauroid" karena dinosaurus memiliki otak yang besar dan ibu jari yang berlawanan serta mampu berjalan tegak. Wujudnya akan tampak seperti karakter Lizard, kadal raksasa yang menjadi musuh utama dalam film Spiderman.

Dinosaurus juga merupakan jenis hewan sauropoda yang memiliki paru-paru, tulang berongga dengan rasio kekuatan terhadap tekanan yang tinggi, metabolisme, dan lain sebagainya. Hal-hal itu membuka potensi evolusi mereka. Itu juga membuat mereka tumbuh besar dengan cara yang tidak pernah dimiliki hewan darat lainnya.

Selain itu, dinosaurus juga mempunyai kemampuan melihat yang jauh lebih baik dibandingkan dengan mamalia lainnya. Kemampuan mereka mengenal warna lebih bagus sehingga mereka juga akan memiliki tingkat waspada yang tinggi. Selain itu, mereka juga akan berevolusi hingga memiliki otak yang lebih besar dari sebelumnya.

Saat ini, beberapa keturunan dinosaurus seperti burung gagak dan beo, memiliki otak yang kompleks. Mereka dapat menggunakan alat tertentu, berbicara, dan berhitung. Hal itu menjadi salah satu bukti bahwa spekulasi Russel mungkin benar.

Sejarah evolusi primata menunjukkan evolusi makhluk hidup sama sekali tidak dapat dihindari. Di Afrika, primata berevolusi menjadi kera berotak besar dan setelah lebih dari 7 juta tahun menghasilkan manusia modern.

Tetapi di tempat lain, evolusi primata menunjukkan hal yang sangat berbeda. Mereka tidak berevolusi menjadi spesies yang membuat senjata nuklir dan smartphone. Sebaliknya, karena alasan yang tidak dimengerti, mereka punah. Dengan hilangnya dinosaurus, evolusi manusia secara tidak langsung mendapatkan peluang dan keberuntungan untuk mempertahankan hidup.

(M-4)

BERITA TERKAIT