24 September 2022, 07:35 WIB

Deretan Otak Canggih di Balik Telepon Pintar


Putri Rosmalia | Weekend

Dok. 123RF
 Dok. 123RF
    

KEHADIRAN telepon pintar termutahir saat ini tak dapat dipisahkan dari kecanggihan chipset yang bekerja di dalamnya. Chipset merupakan ‘otak’ di balik berbagai keragaman fitur dan keandalan sistem yang berjalan pada setiap telepon pintar.

Dilansir dari androidauthority.com (21/8), di dalamnya terdapat berbagai susunan perangkat utama yang berfungsi sebagai fondasi mesin telepon pintar. Mulai dari central processing unit (CPU)graphics processing unit (GPU), image processing unit (ISP)digital signal processor (DSP), neural processing unit (NPU)video encoder atau decodersampai modem.

Semakin tangguh chipset yang ditanam di sebuah perangkat telepon pintar, semakin canggih dan bagus pula performanya. Mulai dari konektivitas, ketajaman gambar atau grafis, kecepatan kerja berbagai fitur, keamanan perangkat, hingga efisiensi penggunaan RAM.

Saat ini, di ranah teknologi telepon pintar dan gawai lainnya, terdapat berbagai jenis chipset yang dikeluarkan oleh berbagai perusahaan teknologi global. Berikut sejumlah chipset tercanggih di dunia saat ini.

 

Bionic

Bionic merupakan nama perangkat chipset keluaran Apple. Pertama dirilis pada 2017, Bionic versi terkini didapuk sebagai chipset berperforma terbaik di 2022 menurut berbagai situs dan media teknologi global.

Apple A16 Bionic dan Apple A15 Bionic diklaim Apple sebagai chipset tercepat yang ada di dunia saat ini. Apple A16 Bionic baru saja dirilis pada 7 September lalu, bersamaan dengan dua telepon pintar iPhone 14 Pro dan iPhone 14 Pro Max.

Chipset tersebut, seperti disitat dari situs nanoreviewmemiliki model arsitektur ARM terbaru 4 nanometer. Di dalam chipset tersebut terdapat 6 CPU inti yang terdiri atas 2 CPU berintensitas tinggi dan 4 CPU yang bekerja dengan hemat energi. Keenamnya membuat A16 Bionic memiliki performa mencapai 40% lebih cepat daripada chipset tercepat yang ada sebelumnya.

Untuk GPU, A16 Bionic memiliki 5 GPU inti dengan bandwith memory yang mencapai 50% lebih efisien. Itu akan membuat aktivitas yang memakan banyak memori seperti bermain gim dan aplikasi video bisa bekerja lebih maksimal. Apple juga menyebut sistem Neural Engine pada A16 Bionic bisa menghasilkan 17 TOPS (17 triliun operasi tiap detik).

Adapun Apple A15 Bionic adalah pendahulu A16 Bionic yang di antaranya terdapat pada iPhone 14 dan 14 Plus. Chipset ini dirilis setahun lalu, dengan arsitektur ARM tetapi dengan ukuran 5 nanometer. Di dalamnya terdapat rangkaian 6 CPU dan 5 GPU yang dapat membuat peningkatan performa secara menyeluruh. Di antaranya video dan grafis yang lebih tajam dan nyata, juga ketahanan tinggi ketika digunakan dalam aktivitas dengan intensitas tinggi seperti bermain video game

Dalam hal Neural Engine, chipset​ A15 Bionoc dapat memproses 15,8 TOPS (15,8 triliun operasi per detik). Terdapat pula prosesor sinyal gambar baru untuk tugas-tugas seperti mengurangi noise pada foto.

https://nanoreview.net/en/soc-compare/apple-a16-bionic-vs-apple-a15-bionic

https://nanoreview.net/en/soc-compare/apple-a16-bionic-vs-apple-a15-bionic

 

Dimensity

Dimensity merupakan chipset dari firma asal Taiwan, MediaTek. Ini merupakan chipset yang mulai banyak digunakan oleh produsen telepon pintar berbasis Android. Chipset ini digadang-gadang sebagai yang terbaik dalam mendukung performa konektivitas 5G.

Dua chipset andalan MediaTek yang ada di pasaran saat ini ialah Dimensity 9000+ dan Dimensity 9000. Dimensity 9000+ baru saja dirilis pada medio 2022, sedangkan Dimensity 9000 telah dirilis sejak 2021.

Mengutip dari situs Mediatek, Dimensity 9000+ memadukan arsitektur CPU Arm v9 dengan proses Octa-core 4 nanometer. Strukturnya terbangun atas satu inti ultra-Cortex-X2 yang beroperasi hingga 3,2GHz. Untuk GPU, chipset ini menggunakan Arm Mali-G710 MC10. GPU tersebut diklain akan membuat performanya meningkat sebesar 10% ketimbang versi pendahulunya. 

Dimensity 9000+ juga dapat terintegrasi dengan dukungan sensor kamera sampai 320 MP. Dalam hal konektivitas, Dimensity 9000+ sudah bisa terintegrasi dengan jaringan 5G yang mendukung unduhan 7 Gbps, WiFi 6E, dan Bluetooth 5.3.

Adapun Dimensity 9000 memiliki 1 inti ultra Arm Cortex X2, 2 inti super Cortex-A710, dan 4 inti Cortex-A510 yang dapat beroperasi hingga 3,05 GHz. Chipset ini juga menggunakan arsitektur Arm v9 dengan ukuran 4 nanometer.

Tak banyak perbedaan di antara kedua chipset keluaran MediaTek tersebut selain dari kecepatan performa CPU. Dimensity 9000 memiliki kemampuan untuk mendukung konektivitas dan kualitas kamera yang sama persis dengan versi terbarunya, Dimensity 9000+.

https://www.mediatek.com/products/smartphones-2/mediatek-dimensity-9000

https://www.mediatek.com/products/smartphones-2/mediatek-dimensity-9000plus

 

Snapdragon

Ini adalah merek chipset dari perusahaan teknologi AS, Qualcomm. Snapdragon banyak disebut sebagai chipset paling unggul yang digunakan di pasar Android.

Disitat dari situs qualcomm.com, dua chipset paling mutakhir dari Qualcomm saat ini ialah Snapdragon 8+ Gen 1 dan Snapdragon 8 Gen 1. Snapdragon 8+ Gen 1 dirilis pada Mei 2022, sedangkan Snapdragon 8 Gen 1 dirilis pada akhir tahun lalu.

Snapdragon 8+ Gen 1 dibangun dengan unsur utama CPU Kryo yang menawarkan pemrosesan 10% lebih cepat dan efisiensi daya hingga 30% ketimbang Snapdragon 8 Gen 1. Chipset ini juga dirancang untuk menghasilkan grafis yang lebih mumpuni.

Di dalamnya juga terdapat fitur Snapdragon Elite Gaming, yang menunjang respons cepat dan tampilan HDR yang kaya warna seperti desktop. Ada pula fitur Snapdragon Sight yang mampu mengakomodasi perekaman video HDR hingga 8K dan mampu menopang konten dengan format HDR10+ yang memuat lebih dari 1 miliar warna. Chipset ini juga telah didukung dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence, Qualcomm AI Engine Gen 7.

Sementara itu, Snapdragon 8 gen 1 juga memiliki arsitektur 4 nm. Chipset tersebut juga telah dilengkapi dengan fitur unggulan seperti artificial intelligence. CPU yang digunakan ialah Arm v9 dengan core utamanya Cortex-X2. Snapdragon 8 gen 1 dilengkapi dengan GPU Andreno Next Gen yang juga dapat mendukung performa grafis maksimal.

https://www.qualcomm.com/products/application/smartphones/snapdragon-8-series-mobile-platforms/snapdragon-8-gen-1-mobile-platform

https://www.qualcomm.com/products/application/smartphones/snapdragon-8-series-mobile-platforms/snapdragon-8-plus-gen-1-mobile-platform

 

Exynos

Ini adalah chipset dari Samsung. Exynos 2200 dirilis pada Januari 2022, sedangkan Exynos 2100 dirilis pada Januari 2021.

Exynos 2200, dikutip dari situs nanoreview, memiliki arsitektur ARM 4 nanometer dengan delapan CPU inti berupa 1 Cortex-X2, 3 Cortex-A710, dan 4 Cortex-A510. Dengan spesifikasi tersebut, chipset ini dapat mendukung aktivitas unduh hingga 7350 MBits/s. Ukuran memori maksimalnya mencapai 24 GB dan mampu mendukung aktivitas unggah hingga kecepatan 3670 MBits/s.

Chipset ini menggunakan pengolah grafis (GPU) besutan AMD dengan arsitektur RDNA 2. Dengan spesifikasinya, Exynos 2200 dirancang untuk menjadi otak bagi produk telepon pintar premium Samsung. 

Adapun Exynos 2100 dibangun dengan arsitektur EUV 5 nanometer. CPU-nya terdiri atas 1 inti Cortex-X1 dari ARM, 3 inti prosesor Cortex A78, dan 4 inti prosesor Cortex A55. Exynos 2100 memiliki fitur modem 5G terintegrasi dengan kecepatan unduh mencapai 7,35 Gbps pada jaringan mmWave dan 5,1 Gbps pada jaringan sub-6.

https://nanoreview.net/en/soc/samsung-exynos-2200

https://semiconductor.samsung.com/processor/mobile-processor/exynos-2100/

 

 

Tensor

Tensor merupakan keluaran Google. Dirilis pada medio 2021, Tensor digunakan pada produk gawai keluaran Google, yakni Google Pixel 6 dan Google Pixel 6 Pro.

Chipset Tensor dibuat menggunakan proses 5 nm dan mempunyai 8 core yang terbagi menjadi besar, menengah, dan kecil. Core besarnya merupakan yang paling kencang, yakni Cortex-X1 2,8 GHz. Lalu di bawahnya ada 2 Cortex-A76 2,25 GHz dan 4 Cortex-A55 1,8 GHz.

GPU pada Tensor adalah Mali-G78. Tensor juga didesain oleh Google Research dengan kemampuan artificial intelligence dan machine learning yang mendukung kehadiran beberapa fitur seperti Motion Mode, Face Unblur, dan Speech Enhancement Mode. (Berbagai sumber/M-2)

https://store.google.com/intl/en/ideas/articles/google-tensor-pixel-smartphone/

https://www.androidauthority.com/what-is-an-soc-smartphone-chipsets-explained-1051600/

 



 

 

 

BERITA TERKAIT