22 September 2022, 20:00 WIB

Bayi Ternyata sudah Bisa Membedakan Rasa Sejak dalam Kandungan


Adiyanto | Weekend

Freepik
 Freepik
Ilustrasi: Gambar Gerak Janin

Sejak kapan manusia mulai dapat mengecap rasa? Sebuah studi baru-baru ini mengungkap bayi dalam kandungan pun ternyata sudah dapat membedakan bau dan rasa.

“Bayi dalam kandungan adalah penggemar berat wortel tetapi tidak begitu menyukai banyak sayuran berdaun hijau. Itu terlihat  di wajah mereka, “ kata para ilmuwan dalam sebuah studi yang diterbitkan Kamis (22/9)

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science, itu melibatkan para ilmuwan dari Durham's Fetal and Neonatal Research Lab dan Aston University di Birmingham, Inggris tengah. Selain itu, sebuah tim dari National Center for Scientific Research di Burgundy, Prancis, juga terlibat.

Para peneliti mengatakan temuan itu adalah bukti langsung pertama bahwa bayi bereaksi berbeda terhadap berbagai bau dan rasa sebelum mereka lahir.

Mereka mempelajari tingkah laku bayi melalui pemindaian ultrasound 4D dari 100 wanita hamil. Dari pengamatan itu mereka menemukan bahwa bayi yang terpapar rasa wortel menunjukkan respons senang lewat ekspresi wajah tertawa.

Sebaliknya, mereka yang terpapar rasa kangkung secara kontras menunjukkan lebih banyak respon wajah menangis

Peneliti utama dalam studi itu, Beyza Ustun mengatakan: "Sejumlah penelitian sebelumnya menyatakan bahwa bayi dapat merasakan dan mencium di dalam rahim, tetapi kesimpulan itu didasarkan pada hasil pasca-kelahiran, sementara penelitian kami adalah yang pertama melihat reaksi ini sebelum bayi lahir.”

"Kami berpikir bahwa paparan berulang terhadap rasa sebelum kelahiran dapat membantu menetapkan preferensi makanan setelah melahirkan. Ini   mungkin penting untuk memberi asupan makanan yang sehat dan menghindari potensi bayi rewel soal makanan saat menyapih,” imbuhnya.

Menurut penelitian itu, manusia menyipi rasa melalui kombinasi rasa dan bau. Pada janin, diperkirakan hal ini terjadi dengan cara menghirup dan menelan cairan ketuban di dalam rahim.(AFP/M-4)

BERITA TERKAIT