13 July 2022, 08:30 WIB

Turis Rusak Situs Prasejarah di Peru


Basuki Eka Purnama | Weekend

AFP/Peruvian Ministry of Culture
 AFP/Peruvian Ministry of Culture
Polisi Peru memeriksa kerusakan pada situs prasejarah Paracas Candelabra

TURIS meninggalkan jejak kaki mereka di Paracas Candelabra, lukisan bukit raksasa yang berusia sekitar 2.500 tahun di Peru. Hal itu diungkapkan pemerintah Peru yang tengah memburu pelaku perusakan itu.

Selama akhir pekan, polisi menemukan jejak kaki berzig-zag du atas situs prasejarah itu.

Polisi menemukan dua baris jejak kaki yang bergerak dari dasar ke atas, zig-zag, kemudian bergerak ke kanan, kiri, dan tengah geoglyph itu.

Baca juga: Pemilik Rumah Terkejut Temukan Makam Kuno Inca di Tanahnya

Selain jejak kaki yang diduga milik tiga orang, polisi juga menemukan jejak kendaraan.

Kapten sebuah kapal wisata, kepada sebuah stasiun televisi, mengatakan, dari kapalnya, dia melihat sepasang warga asing dengan putra mereka merusak situs prasejarah itu.

Stasiun televisi itu juga menayangkan rekaman kamera ponsel dari kapal lain yang memperlihatkan lima orang berjalan di dekat tepi bukit itu.

Geoglyph itu memiliki tinggi 170 meter, lebar 60 meter, dan berada di Paracas, selatan Lima.

Situs itu dinyatakan sebagai warisan budaya nasional pada 2016 dan hukum di Peru menjatuhkan hukuman penjara antara tiga dan enam tahun bagi perusak situs arkeologi. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT