01 July 2022, 08:10 WIB

Film Mencuri Raden Saleh bakal Tayang Serentak 25 Agustus 2022


Devi Harahap | Weekend

MI/Devi Harahap
 MI/Devi Harahap
Suasana peluncuran trailer dan poster "Mencuri Raden Saleh" 

Rumah produksi Visinema Pictures resmi merilis poster dan trailer perdana film Mencuri Raden Saleh karya sutradara Angga Dwimas Sasongko. Film ini dijadwalkan tayang serentak pada 25 Agustus 2022 di bioskop Tanah Air.

Pada trailer perdana yang diluncurkan, terlihat aksi menegangkan dari para pemain seperti tabrakan mobil, melompati gedung, hingga adegan baku hantam. Sementara itu, poster yang dirilis Visinema memperlihatkan wajah para pemain, yakni, Angga Yunanda (Ucup), Iqbaal Ramadhan (Piko), Rachel Amanda (Della), Aghniny Haque (Sarah), Umay Shahab (Gofar), dan Ari Irham (Tuktuk). Mereka terlihat berdiri kokoh dengan mengenakan pakaian berseragam serbahitam.

Penulis dan sutradara Angga Dwimas Sasongko mengatakan ide awal cerita film terinspirasi saat dia sedang berada di sebuah museum yang menampilkan karya seni rupa, salah satunya sebuah lukisan karya Raden Saleh yang minim penjagaan dan diletakkan di titik yang menurutnya kurang aman.

"Saya mikir, kalau misalnya di balik tembok lukisan ini ada orang yang nunggu lalu saya ambil dan lempar lukisannya ke luar tembok itu lumayan biaa dapet 10 atau 15 milyar dengan cepat," kata Angga dalam jumpa pers peluncuran trailer 'Mencuri Raden Saleh' di XXI Metropole, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/6).

Sutradara Filosofi Kopi itu mengatakan proyek film ini sangat ambisius serta menguras energi.

"Film ini produksi paling lama, paling besar, dan paling panjang, dan paling ambisius. Rencana proyek ini sudah ada di kepala sejak 2016, proses nulisnya butuh waktu supaya menghasilkan cerita yang fun dan seru," katanya.

Selain itu, ide cerita tersebut mantap digarap Angga saat dirinya mendatangi sebuah pameran Raden Saleh terbesar yang diadakan di Galeri Nasional Singapura. Dalam pameran tersebut, dia juga bertemu dengan salah satu seorang kurator Indonesia yang memahami lukisan-lukisan sang maestro.

"Saya juga bertemu dengan beberapa orang seniman dan kurator kami diskusi mengenai karya seni rupa untuk riset penulisan (cerita). Misalnya bagaimana biasanya kasus pemalsuan lukisan, ternyata itu kompleks, itu yang coba saya pelajari," jelasnya.

Tak banyak film Indonesia yang menyajikan kisah aksi kriminal pencurian. Hal itulah yang menjadi tantangan tersendiri bagi Angga dalam menggarap film ini agar lebih relevan dan dapat dipahami oleh penonton di Indonesia.

Angga juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat meminta bantuan salah satu penulis asal Amerika Serikat untuk meramu skenario film tentang pencurian. Namun, setelah setahun menggarap naskah, hasilnya tidak relevan seperti yang diharapkan.

"Skripnya ditulis selama 4 tahun melalui proses dengan 4 penulis, salah satu draft pernah ditulis oleh penulis skenario di yang pernah menang AMY Award di Amerika tapi ternyata belum sesuai dengan yang seperti Visinema inginkan," ujarnya.

Sementara Christian Imanuell selaku produser film Mencuri Raden Saleh mengatakan bahwa film tersebut sarat akan semangat anak muda.

“Memang kami sebagai filmmaker ingin meng-capture semangat anak mudanya (di film ini). Kemudaan enggak sih pemainnya melakukan pencurian, karena mereka bukan kriminal dan bukan pencuri,” kata Christian.

Angga mengatakan film ini dibuat dengan penuh aksi menarik dan menegangkan agar penonton bisa ikut merasakan imajinasi dan pergolakan dari cerita pencurian tersebut.

"Saya ingin bikin film ini lebih ke aksi drama yang membuat penonton bisa membayangkan dan ikut serta dalam pencurian tersebut dan ini bisa mereka bisa lakukan juga. Mereka mahasiswa dan mahasiswi terpaksa melakukan pencurian. Ini tidak membosankan, ini film tentang pencurian dan melukis" katanya.

Saat membuat naskah cerita film, Angga merujuk pada kerangka dan sistem dari sebuah tim olahraga, setiap karakter dalam film memiliki peran yang selaras dan saling membutuhkan satu sama lain.


Sebagai informasi. Film Mencuri Raden Saleh berkisah tentang taktik enam pemuda yang berencana mencuri lukisan "Penangkapan Pangeran Diponegoro" karya Seniman Maestro Raden Saleh yang merupakan bapak seni rupa modern Indonesia.

Lukisan monumental yang memiliki harga fantastis dan tak ternilai itu berada di Istana Presiden dengan pengamanan superketat sehingga membuat rencana pencurian itu tidaklah mudah dan dibutuhkan strategi yang terstruktur.

Film ini dijadwalkan tayang pada 25 Agustus 2022 serentak di bioskop Tanah Air. (M-4)

BERITA TERKAIT