27 June 2022, 08:03 WIB

Diragukan Keasliannya, Seluruh Lukisan Karya Basquiat di Museum Seni Orlando Disita Polisi


Devi Harahap | Weekend

Tolga Akmen / AFP
 Tolga Akmen / AFP
Salah satu karya karya seniman As, Jean-Michel Basquiat

Sebanyak 25 lukisan karya seniman Jean-Michel Basquiat yang diduga palsu disita oleh Polisi Federal Amerika Serikat, FBI.

Seluruh karya yang dipresentasikan dalam pameran “Heroes and Monsters: Jean-Michel Basquiat” di Museum Seni Orlando di Florida kini telah berada di tangan penyelidik.

"Penting untuk dicatat bahwa kami masih belum dituntun untuk mempercayai bahwa Museum telah menjadi subjek penyelidikan," kata Emilia Bourmas-Fry, Juru Bicara Museum seperti dilansir dari France24 pada Minggu (26/6).

Pameran itu akan ditutup pada 30 Juni. Pengelolah museum mengatakan mereka akan terus bekerja sama dengan pihak berwenang dalam mengusut dugaan kasus kejahatan seni ini.

Seperti dilansir dari The New York Times pada Jum'at (25/6), Pemilik lukisan sekaligus direktur dan CEO Museum Orlando, Aaron de Groft mengatakan lukisan-lukisan dalam pameran “Heroes & Monsters: Jean-Michel Basquiat” diambil dari unit penyimpanan Los Angeles pada 2012. Karya-karya itu sebagian besar tidak terlihat sebelum galeri dibuka pada Februari.

"Lukisan-lukisan itu dibuat pada potongan-potongan karton dan sebagian besar tidak terlihat sampai pameran ini diselenggarakan pada bulan Februari," ujar Groft.

Sebuah laporan yang diterbitkan bulan Februari menimbulkan pertanyaan tentang keaslian lukisan dan penyitaan karya pada hari Jumat. Salah satu karya seni tertulis di bagian belakang kotak pengiriman kardus dengan instruksi untuk “menyejajarkan bagian atas label pengiriman FedEx di sini,”

Menurut seorang desainer yang bekerja untuk Federal Express, instruksi tersebut menggunakan jenis huruf yang tidak digunakan sampai tahun 1994, enam tahun setelah kematian Basquiat.

FBI menyita lukisan-lukisan itu dengan surat perintah berdasarkan surat pernyataan setebal 41 halaman itu dikeluarkan atas dasar dua kemungkinan kejahatan yaitu konspirasi dan penipuan lewat telepon.

Penyelidikan juga mengungkapkan adanya upaya untuk menjual lukisan dengan menggunakan sumber palsu, dan catatan bank menunjukkan terdapat kemungkinan permintaan investasi dalam karya seni yang tidak asli.

Pemilik karya serta direktur museum, Aaron De Groft mengatakan Basquiat membuat lukisan-lukisan ini pada tahun 1982 dan menjualnya kepada seorang penulis skenario televisi yang sekarang sudah meninggal bernama Thad Mumford seharga US$5000.

Mereka mengatakan Mumford menaruhnya di unit penyimpanan dan tampaknya melupakannya selama 30 tahun.

Namun dalam surat pernyataan terkait dengan surat perintah penggeledahan, agen khusus FBI Elizabeth Rivas menyatakan bahwa dia mewawancarai Mumford pada tahun 2014.

Dalam hasil wawancara tersebut diketahui bahwa Mumford tidak pernah membeli karya seni Basquiat dan tidak mengetahui adanya karya seni Basquiat di loker penyimpanannya.

Menurut Putnam Fine Art and Antiques Estimate, jika merujuk pada lukisan Basquiat yang asli, harganya bernilai sekitar 100 juta US Dollar. Pemilik telah mengatakan dalam wawancara sebelumnya bahwa mereka mencoba untuk menjualnya menjadi bisnis.

Penjualan seni yang disengaja yang diketahui palsu termasuk kategori kejahatan seni dan melawan hukum negara.(M-4)

 

BERITA TERKAIT