27 January 2022, 19:20 WIB

Dear Kreator Konten, Siapkan Konten Tiktok Ramadanmu


Fathurrozak | Weekend

Dok. Tiktok Indonesia
 Dok. Tiktok Indonesia
Suvei Tiktok menunjukkan peningkatan konsumsi video selama Ramadan 2021.

MELALUI laporan Ramadan 2022 with Tiktok: Igniting Joy, Tiktok mengungkap adanya peningkatan hingga 54% untuk konsumsi konten selama ramadan 2021 dalam platform media sosial berbagi video tersebut. Jumlah video yang yang dilihat mencapai 470 miliar sementara video yang diunggah mengalami peningkatan 31% atau 287 juta video pada ramadan tahun lalu. 
 
Laporan Ramadan 2022 Tiktok sekaligus untuk memberi panduan bagi para kreator dalam memproduksi konten untuk momen bulan puasa yang diperkirakan dimulai pada 2 April. Head of Business Marketing TikTok Indonesia, Sitaresti Astarini, mengatakan bahwa pengguna platformnya lebih aktif dalam mengkonsumsi dan menghasilkan konten selama Ramadan. 
 
“Laporan kami menunjukan komunitas Tiktok terus melakukan eksplorasi konten seputar hiburan, inspirasi kreatif seputar Ramadan, hingga berbelanja untuk memenuhi kebutuhan mereka selama Ramadan. Hal ini terlihat dari jumlah views video yang meningkat hingga 54% dan jumlah konten yang diunggah bertambah hingga 31% selama bulan Ramadan tahun lalu dibandingkan dengan bulan lainnya," ungkap Sitaresti dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Rabu, (26/1).
 
Berdasarkan laporan yang dibuat berdasarkan survei terhadap ratusan pengguna di Indonesia, sebanyak 63% pengguna ingin melihat bagaimana orang lain merayakan Ramadan. Sementara 57% pengguna membutuhkan inspirasi untuk persiapan bulan puasa. 
 
Konten-konten seputar hiburan, selebrasi, tips, hingga berbelanja menjadi yang paling digemari, seperti yang terlihat dari sejumlah tagar, antara lain #BerkahRamadhan, #OutfitLebaran, #KulinerRamadan, dan #BukaPuasa. 
 
Survei tersebut juga menunjukkan, sebanyak 59% pengguna senang melihat ide resep, hadiah, pakaian dari jenama saat mempersiapkan Ramadan. Sebanyak 9 dari 10 pengguna platform tersebut diketahui melakukan berbagai langkah setelah terpapar oleh konten iklan. Seperti mencari informasi lebih lanjut, mengklik video iklan, memberikan komentar, hingga berbelanja. (M-1)

BERITA TERKAIT