07 January 2022, 13:05 WIB

Kalung ini Dapat Pantau Kesehatan Anabul Anda


Putri Rosmalia | Weekend

The Verge/Invoxia
 The Verge/Invoxia
Kalung hewan dari Invoxia yang bisa memantau kesehatan pemakainya. 

Kabar baik untuk pecinta anjing dan kucing atau yang sering disebut anak bulu (anabul). Tak lama lagi kalung pintar canggih yang dapat melacak dan memantau kesehatan fisik anabul akan segera hadir di pasaran.

Kalung canggih tersebut akan segera diluncurkan oleh perusahaan teknologi asal Prancis, Invoxia. Invoxia mengklaim kalung tersebut akan memiliki fitur-fitur yang setara dengan yang ada di Apple Watch 7 terbaru.

Dilansir dari theverge.com, Selasa, (4/1), kalung pelacak aktivitas anabul sebenarnya sudah muncul sejak beberapa tahun terakhir. Namun, hingga saat ini kalung-kalung tersebut hanya dilengkapi dengan fitur GPS untuk melacak lokasi anabul.

CEO Invoxia, Amelie Caudron, mengatakan kalung pintar Invoxia akan dilengkapi dengan beberapa fitur pemantau kesehatan. Di antaranya detak jantung, hembusan napas, hingga pemantau aktivitas harian, dan waktu istirahat. 

Mereka mengembangkan sistem di dalam kalung tersebut dengan pakar teknologi dan ahli kardiologi hewan. Dengan begitu sistem pemantau benar-benar sesuai dengan kondisi fisik anabul. 

“Akan ada radar di bagian dalam kalung yang menghadap leher dan memancarkan sinyal radio. Itu yang akan memantau kondisi tubuh hewan peliharaan,” ujar Caudron.

Ia juga menjelaskan, kalung tersebut dirancang untuk tidak terganggu oleh bulu. Jadi tak perlu khawatir jika anabul memiliki bulu yang sangat tebal, kalung tersebut tetap akan dapat berfungsi dengan maksimal.

Hasil pemantauan dari kalung tersebut dapat dilihat pada aplikasi yang terhubung di perangkat seluler atau komputer pemilik anabul. Koneksi dapat dijangkau melalui bluetooth atau WiFi.

Caudron mengatakan kalung pintar Invoxia akan dirilis untuk publik secara global pada pertengahan tahun 2022. Diperkirakan harga jual dari kalung tersebut ialah sekitar Rp1,4 juta. Selain perangkat kalung, pemilik juga akan dikenakan biaya langganan aplikasi sekitar Rp180 ribu per bulan. (The Verge/M-2) 

BERITA TERKAIT