02 December 2021, 06:10 WIB

Perumahan Ilegal Ancam Habitat Gajah di Ethiopia


Galih Agus Saputra | Weekend

AFP/MONIRUL BHUIYAN
 AFP/MONIRUL BHUIYAN
Gajah di Afrika

PULUHAN ribu hunian ilegal di Taman Margasatwa Babile, Ethiopia timur diperkirakan telah mengancap habitat gajah. Peneliti dari Oxford's School of Geography and the Environment yang membuat analisis berdasarkan citra satelit mengungkapkan, dalam kurun waktu 2006 hingga 2017, jumlah rumah di kawasan itu telah melonjak dari 18.000 menjadi lebih dari 50.000 unit.

Dari jumlah tersebut, sekitar 32.000 rumah warga diperkirakan berada di daerah yang menjadi habitat gajah. Para peneliti mengatakan jika keutuhan cagar alam atau masalah keamanan dan kemiskinan  di kawasan itu tidak segera diselesaikan, populasi gajah di taman margasatwa akan lenyap dalam waktu singkat.

"Situasi di Taman Margasatwa Babile sangat kritis. Sekarang hanya tersisa sekitar 250 ekor gajah.  Tanpa penyelesaian masalah manusia yang memberi tekanan pada gajah, sulit untuk meramalkan bagaimana populasi hewan ini dapat bertahan," terang salah satu Ilmuwan dalam penelitian ini, Emily Neil, seperti dilansir dari Scincedaily, Rabu, (1/12).

Born Free Foundation, lembaga lain yang turut terlibat dalam penelitian kali ini menambahkan, tekanan manusia terhadap populasi gajah datang dari berbagai arah. Oleh karena itu, dalam kurun waktu 2015 hingga 2019, mereka berusaha memobilisasi penjaga hutan dari Otoritas Konservasi Satwa Liar Ethiopia untuk memantau setiap hari terhadap populasi gajah. Hal itu dirasa cukup membantu para peneliti untuk lebih memahami seperti apa ancaman yang tengah dialami gajah, selain maraknya perburuan liar. (M-4)

 

BERITA TERKAIT