01 December 2021, 16:54 WIB

Kebiasaan Makan Berkelanjutan untuk Selamatkan Lingkungan


Galih Agus Saputra | Weekend

Dok. Zoom Electrolux
 Dok. Zoom Electrolux
Konferensi Pers Daring Make It Last dari Electrolux, Selasa, 30 November 2021.

Industri makanan telah menjadi salah satu industri yang menyumbang emisi karbon cukup signifikan secara global. Hal itu diperburuk dengan fakta limbah makanan yang jumlahnya relatif meningkat.

Kondisi tersebut memantik keprihatinan dari banyak kalangan, termasuk Electroluc, perusahaan peralatan dapur, yang kini tengah mengampanyekan kebiasaan makan berkelanjutan. Kampanye bertajuk 'Make It Last' itu tidak hanya digaungkan di wilayah Indonesia akan tetapi juga menyasar masyarakat di wilayah Timur Tengah hingga Afrika.

Kampanye 'Make It Last' diluncurkan Electrolux usai mempertimbangkan 30% emisi global yang berasal dari industri makanan. Selain itu, mereka juga melihat data food loss and waste (FLW) sejak 2009 hingga 2019 yang mencapai 23-48 juta ton per tahun atau setara 115-184 kg per kapita per tahun.

Dalam kampanye kali ini, Electrolux turut menggandeng Zero Waste Indonesia. Dengan bergabungnya komunitas tersebut, diharapkan masyarakat semakin terinspirasi untuk menjalani gaya hidup dan pola makan berkelanjutan serta mencegah munculnya limbah makanan.

“Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk meringankan dampak iklim, dan mengonsumsi lebih banyak makanan nabati adalah salah satu cara paling sederhana. Beralih ke pola makan nabati dapat membantu mengurangi dampak terhadap lingkungan dalam hal emisi karbon, jumlah oksigen, degradasi tanah, dan persediaan air,” tutur PR Manager Zero Waste Indonesia, Fildzah Amalia, saat konferensi pers daring, Selasa, (30/11).

Untuk mendukung kampanye tersebut, Electrolux juga merilis rangkaian produk terbaru yakni Ultimate Taste. Rangkaian produk tersebut meliputi kulkas, kompor induksi, kompor gas, microwave, hingga steam oven.

Adapun keunggulan teknologi yang ditawarkan lewat rangkaian produk tersebut meliputi Taste Guard atau filter karbon untuk menjaga lemari es tetap higienis dan bebas bau, kemudian Aircook pada microwave yang memungkinkan pengguna menggoreng tanpa minyak. Hingga Sabaf crown burner yang tidak hanya menghasilkan kualitas pengapian yang baik, akan tetapi juga memiliki kelebihan nilai efisiensi sekitar 56%.

"Sebagai pemimpin global di industri kami, Electrolux menginspirasi dan memberdayakan konsumen untuk menjalani gaya hidup yang lebih baik dan lebih berkelanjutan. Kami mengajak masyarakat Indonesia untuk membangun budaya makan yang sadar, berkelanjutan, dan sehat sebagai pilihan utama,” tutur Presiden Direktur Electrolux Indonesia, Iffan Suryanto. (M-2)

BERITA TERKAIT