20 November 2021, 11:14 WIB

Mengenal Situs Warisan Dunia Sangiran Melalui Event Olahraga


mediaindonesia.com | Weekend

Youtube Luar Kotak Sangirun 2021
 Youtube Luar Kotak Sangirun 2021
Sangirun 2021

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan, bekerjasama dengan Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran, Pemerintah Kabupaten Sragen dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, serta Kelompok Komunitas Luar Kotak menggelar event bertajuk: "SangiRUN: 25K Night Trail Run" pada akhir pekan ini di wilayah Situs Sangiran, Jawa Tengah.

Event ini diselenggarakan untuk memperingati 25 tahun ditetapkannya Situs Cagar Budaya Sangiran sebagai salah satu warisan dunia oleh badan PBB UNESCO. UNESCO menetapkan Situs Sangiran sebagai Warisan Budaya Dunia Nomor 593 pada 1996 dengan nama "The Sangiran Early Man Site."

Dalam rilisnya, Direktur Jenderal Kebudayaan, Kemendikbudristek, Hilmar Farid mengatakan kegiatan ini bukan sekadar lomba lari namun juga usaha mendorong agar Situs Sangiran semakin dikenal masyarakat dan dapat memberi manfaat bagi warga sekitar. Selain untuk memperlihatkan kemampuan manusia dalam beradaptasi terhadap lingkungan, kata Hilmar, kegiatan ini juga berusaha memadukan kerjasama antarinstansi pemerintah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Sangiran.

“Narasi yang coba dibangun dalam kegiatan SangiRUN ini untuk memperlihatkan kehidupan masa lampau di Sangiran sebagai sumber pengetahuan kita dan untuk masa kini. Diharapkan situs-situs di Sangiran dapat terus dipelihara dan juga memberi manfaat bagi masyarakat Sangiran dan arena wisata budaya bagi masyarakat luas serta dunia ilmu pengetahuan.”

“Selain itu kegiatan ini juga melibatkan masyarakat sekitar dengan program Desa Pemajuan Kebudayaan. Masyarakat di sekitar Sangiran melakukan temukenali dan rencana aksi dalam bentuk Pasar Budaya.” ujar Hilmar.

Ketua Panitia SangiRUN Night Trail 2021, Andre Donas mengatakan ajang lari malam dengan jalur lari sepanjang 25 kilometer yang akan berlangsung selama tiga hari dimulai 19 sampai dengan 21 November 2021 ini, akan dihiasi dengan instalasi cahaya, forest video mapping, dan ornamen yang menggambarkan evolusi manusia purba.

Pada lintasan lari juga akan diterangi oleh nyala obor dengan peserta sekitar 100 pelari yang akan dilepas secara bertahap sesuai dengan prosedur kesehatan sehingga tetap terjaga jarak antarpeserta lomba. Kegiatan ini melibatkan para selebritas dan influencer melalui akun instagram sangirun.official seperti komedian Miing dari  Bagito Grup dan artis Donna Agnesia.

“Kegiatan ini melibatkan masyarakat Sangiran yang memproduksi kerajinan tangan berupa cindera mata batu sangir, anyaman tikar, kerajinan tangan dari batok kelapa, anyaman plastik daur ulang, kerajianan akar bambu, tenun ,dan batik sebagai produksi industri rumahan,” kata Andre. (RO/M-4)

 

BERITA TERKAIT