18 March 2021, 07:10 WIB

Komputer Era Romawi Berhasil Direkonstruksi


Bagus Pradana | Weekend

Tony Freerth/ucl.ac.uk
 Tony Freerth/ucl.ac.uk
Mesin memprediksi gerhana di era Romawi berhasil direkonstruksi ilmuwan Inggris.

SEBUAH perangkat mekanika berusia 2.000 tahun yang sering disebut sebagai "komputer" tertua di dunia berhasil direkonstruksi. Keberhasilan itu dicapai tim dari University College London (UCL), Inggris.

Dilansir BBC, Minggu (14/3), tim yang dipimpin oleh Prof. Tony Freeth itu berhasil memecahkan teka-teki tersebut menggunakan pemodelan komputer 3D. Dengan cara itu mereka bisa membuat ulang seluruh bagian mesin, dan kini berencana untuk membangun replika mesin Antikythera secara penuh menggunakan bahan-bahan modern. Hasil riset itu pun telah dituangkan dalam publikasi ilmiah yang terbit pula di jurnal Nature.

“Model kami adalah model pertama yang sesuai dengan semua bukti fisik dan cocok dengan deskripsi dalam prasasti ilmiah yang terukir pada mesin tersebut,” ujar Pro. Freeth kepada BBC.

Mesin yang juga dikenal dengan sebutan 'Antikythera' itu telah membingungkan para peneliti dari berbagai belahan dunia sejak ditemukan pertama kali pada tahun 1901 di sebuah bangkai kapal era Romawi, di  lepas pantai Yunani. Hanya 82 fragmen atau sepertiga bagian dari mesin asli yang bisa diselamatkan.

Para peneliti memperkirakan bahwa perangkat tersebut berfungsi untuk memprediksi gerhana dan peristiwa astronomi lainnya di masa lalu. "(Replika) Matahari, Bulan dan planet-planet lainnya ditampilkan secara mengesankan dalam kesinambungan gerak, inilah kecemerlangan dari (peradaban) Yunani kuno," tambah Freeth.

Ia mengungkapkan untuk rekonstruksi mesin itu, mereka melacak metode matematika Yunani Kuno dan serangkaian analisis data data X-Ray hingga akhirnya bisa menggambarkan partisi pelengkapnya. (M-1) 

BERITA TERKAIT