06 December 2022, 19:48 WIB

Inovasi dan Kolaborasi Jadi Kunci Industri Telekomunikasi Tahan Banting di 2023


Mediaindonesia.com | Teknologi

Freepik.com
 Freepik.com
Ilustrasi industri telekomunikasi

TAHUN depan diprediksi akan makin banyak tantangan yang dihadapi dari kondisi perekonomian global. Karena itu, pelaku industri diminta untuk melakukan inovasi dalam mengantisipasi dampak krisis global yang akan terjadi, tak terkecuali di industri telekomunikasi.

Meski demikian, peluang untuk tumbuh tetap ada, salah satunya dari potensi penggunaan frekuensi 5G di Indonesia. 

Head of Ericsson Indonesia Jerry Soper memprediksi akan ada 1 miliar pelanggan 5G secara global pada 2023. Bahkan setidaknya 53 persen konsumen berniat untuk mendaftar berlangganan 5G pada tahun depan. 

"Sementara itu, berdasarkan Ericsson Mobility Report, ada hampir setengah dari pengguna di negara ini sudah memiliki perangkat berkemampuan 5G yang laporan memperkirakan 32 juta pengguna lainnya akan mendaftar berlangganan 5G pada tahun 2023. Selain itu, pengguna potensial 5G melihat jangkauan jaringan lebih penting daripada kecepatan," ujar Jerry dalam diskusi Selular Digital Telco Outlook (SDTO) tahun 2023 di Jakarta, Selasa (6/12).

Jerry menambahkan, kesempatan bagi operator berinvestasi dalam memperluas jaringan 5G di Indonesia akan terus berlanjut di 2023. 

"Apalagi tahun depan lelang untuk frekuensi akan makin besar pascapemberlakuan Analog Switch Off," sambungnya.

Baca juga : Fokus #MetaID2023 untuk Dukung Pelaku Bisnis dan Komunitas

Di sisi lain, penyedia jaringan telekomunikasi pun juga menyiapkan sejumlah inovasi. VP Marketing Management Telkom Indonesia, E. Kurniawan mengatakan, pihaknya melakukan sejumlah inovasi. Hal ini sejalan seperti yang Menteri BUMN Erick Thohir harapkan supaya BUMN terus melakukan inovasi.

Pria yang akrab disapa Iwan itu mengatakan IndiHome sebagai layanan internet rumah berjangkauan luas ingin memberikan pengalaman kepada pelanggannya. Sebab hanya dengan harga mulai dari Rp200 ribuan, pelanggan sudah bisa menikmati paket internet dengan kecepatan tinggi dan mendapatkan banyak benefit ekstra di dalamnya.

"IndiHome memberikan banyak varian paket sesuai dengan kebutuhan pelanggan dengan harga terjangkau dan dengan koneksi cepat. Paket yang ditawarkan sangat beragam dengan banyak benefit menarik di dalamnya seperti tayangan Disney+Hotstar dan lain sebagainya," jelasnya.

Direktur Penataan Sumber Daya Kementerian Komunikasi dan Informatika Denny Setiawan mengatakan, pada 2023, tantangan bangsa Indonesia akan semakin kompleks dengan kondisi perekonomian global yang masih tidak pasti. Meski demikian pemerintah optimistis bangsa ini mampu melewatinya.

"Kami optimis dengan kolaborasi dan sinergi dari para stakeholder serta inovasi dari anak bangsa yang kreatif bisa jadi solusi. Selain akan memperkuat lokal konten Indonesia, juga akan membantu kondisi perekonomian Indonesia untuk terus bertumbuh," ujarnya saat membacakan sambutan Menkominfo Johnny G Plate.

CEO Selular Media Network Uday Rayana menjelaskan, banyak gagasan yang menarik dari para pemimpin industri untuk menghadapi tantang tahun 2023 di tengah resesi global. Pemikiran-pemikiran tersebut membuahkan inovasi dari beragam industri untuk tetap kuat meski adanya badai resesi global. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT