19 November 2022, 04:15 WIB

Musk Pulihkan Akun-Akun Twitter yang Dibekukan, tidak Termasuk Trump


Basuki Eka Purnama | Teknologi

AFP/Emmanuel DUNAND
 AFP/Emmanuel DUNAND
Logo Twitter terlihat di Bursa Efek New York.

PEMILIK Twitter Elon Musk, Jumat (18/11), mengatakan telah memulihkan sejumlah akun yang dibekukan namun menambahkan belum ada keputusan mengenai akun milik mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Musk mencicit bahwa akun milik komedian Kathy Griffin, psikolog Jordan Peterson, dan akun parodi konservatif Babylon Bee telah dipulihkan namun belum ada keputusan mengenai akun milik Trump.

Para pengguna Twitter mengamati dengan ketat apakah Musk akan memulihkan akun Trump, yang dibekukan karena dianggap memicu penyerangan ke Capitol pada tahun lalu setelah meminta para pendukungnya menggagalkan hasil pemilu 2020.

Baca juga: Baru Beberapa Jam Diluncurkan, Label Baru Twitter 'Dibunuh' Musk

Aksi Musk itu dilakukan beberapa saat sebelum Jaksa Agung AS Merrick Garland menunjuk jaksa independen untuk memimpin penyelidikan kriminal terhadap Trump, tiga hari setelah pengusaha itu mengumumkan akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2024.

Griffin, yang memiliki 2 juta follower di Twitter, merupakan salah satu akun terbaru yang dibekukan setelah dia mengubah username akunnya menjadi Elon Musk, memanfaatkan pelonggaran aturan di media sosial itu di bawah kepemimpinan Musk.

Musk, yang mengklaim dirinya sebagai pembela kebebasan berbicara, dikecam setelah dirinya membekukan sejumlah akun, termasuk akun milik Griffin, karena mengaku sebagai dirinya.

Adapun Jordan Peterson dibekukan oleh Twitter, Juni lalu, sebelum Twitter dibeli oleh Musk, karena mengkritik aktor transgender Elliot Page.

Peterson memang kerap berkomentar mengenai hak kelompok transgender dan kemudian diminta Twitter untuk menghapus cicitannya. (AFP/OL-1)
 

BERITA TERKAIT