10 November 2022, 05:30 WIB

Baru Beberapa Jam Diluncurkan, Label Baru Twitter 'Dibunuh' Musk


Basuki Eka Purnama | Teknologi

AFP/Lionel BONAVENTURE
 AFP/Lionel BONAVENTURE
Aplikasi Twitter terlihat di sebuah ponsel dengan logo Twitter terlihat di latar belakang.

TWITTER, Rabu (9/11), merilis label baru berwarna abu-abu bagi sejumlah akun resmi. Namun, beberapa jam kemudian label itu langsung 'dimatikan' oleh Elon Musk.

"Saya membunuhnya," cicit Musk, beberapa jam setelah label baru itu ditambahkan ke sejumlah akun milik pemerintah serta perusahaan dan media.

"Saya ingin mengatakan bahwa Twitter akan melakukan sejumlah hal bodoh selama beberapa bulan ke depan. Kami akan mempertahankan apa yang berhasil dan mengubah apa yang tidak," lanjut pengusaha yang membeli Twitter seharga US$44 miliar itu.

Baca juga: Twitter Mulai Terapkan Biaya Berlangganan Akun Terverifikasi Sebesar US$7,99

Perubahan mendadak yang dilakukan Musk akan semakin membuat Twitter terpuruk setelah mereka memecat ribuan orang dan kehilangan sejumlah besar iklan, yang khawatir dengan arah baru platform media sosial itu.

Pembatalan itu terjadi saat Twitter berencana memperkenalkan sistem berlangganan baru yang memaksa akun yang memiliki centang biru membayar seharga US$7,99.

Centang biru digunakan untuk menandai keaslian sebuah akun. Para figur publik dan media massa diperkirakan akan menolak membayar biaya itu. Karenanya, label abu-abu ini dianggap sebagai cara untuk mengatasi hal itu.

Peluncuran label resmi itu dimulai pada Rabu (9/11) dan terlihat di sejumlah akun perusahaan seperti Apple dan BMW serta akun pemerintahan seperti gedung Putih dan sejumlah media massa besar.

Namun, beberapa jam kemudian, label itu menghilang. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT