29 September 2022, 20:00 WIB

Simak, Ini Tips Maksimalkan Pemasaran Lewat E-Commerce


Mediaindonesia.com | Teknologi

Freepik.com
 Freepik.com
Ilustrasi e-commerce

PLATFORM e-commerce menjadi andalan masyarakat untuk berbelanja saat pembatasan aktivitas akibat pandemj Covid-19. Di sisi lain, platform tersebut juga membantu pelaku UMKM untuk mendapatkan pasar yang lebih luas atas produknya. 

Pemasaran lewat e-commerce pun semakin sering dilakukan pelaku UMKM. Ketua Divisi Kemitraan SIberkreasi Oktora Irahadi membagikan tips mengoptimalkan pemasaran lewat e-commerce. Pertama, pastikan sudah membuat toko online. 

"Kedua, tentukan target pasar Anda. Ketiga, gunakan kampanye yang terstruktur. Terakhir, Selalu lakukan evaluasi," paparnya dalam webinar bertajuk Konsep Bisnis Digital: Pemasaran Berbasis E-commerce Ads yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi. 

Wakil Ketua, Umum Siberkreasi Mira Sahid menyebutkan, ada 3 etika dasar dalam melakukan pemasaran berbasis e-commerce ads. Pertama, hindari membuat berita atau informasi hoax. 

"Kedua, jangan membuat konten yang melanggar UU ITE. Ketiga, tidak boleh melakukan plagiasi," ujar Mira Sahid. 

Komite Edukasi Mafindo Julita Hazelina melengkapi pembahasan mengenai konsep pemasaran berbasis e-commerce ads ditinjau dari perspektif pilar aman digital.

Baca juga : Maksimalkan Instagram untuk Pemasaran Digital, Begini Caranya

Menurutnya, ada 3 tips aman dan nyaman melakukan pemasaran berbasis e-commerce ads. Pertama, pantau situs untuk menentukan kesehatan layanan dan identifikasi berbagai anomali. Kedua, amankan admin panel dan server serta gunakan password yang kuat dan ganti password secara berkala. 

"Terakhir, edukasi tim kerja e-commerce untuk tidak sembarangan men-download file, mengklik link atau mengakses website dan juga berhati hati saat memakai wifi publik, ” papar Julita Hazelina. 

Webinar itu merupakan bagian dari program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi Kemenkominfo pada 2021 untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Indonesia.  

Berdasarkan survei Nasional Kemenenkominfo dan Katadata pada 2021, tingkat literasi digital masyarakat Indonesia berada pada angka 3,49 dari skala 5 atau masih kategori sedang belum mencapai kategori baik. 

Program Cakap Digital yang fokus pada 4 pilar digital, yaitu Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital, dan Budaya Digital pun diluncurkan dan menargetkan peringkat literasi divital Indonesia meningkat.  

"Pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat. Kinerja literasi digital pun mulai menunjukkan peningkatan dari segi kualitas. Peluang kecakapan digital tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal, mengingat kita memiliki potensi sumber daya manusia yang besar”, ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT