13 May 2022, 10:30 WIB

Dorsey Tegaskan tidak Mau Lagi Jadi CEO Twitter


Basuki Eka Purnama | Teknologi

AFP/Prakash SINGH
 AFP/Prakash SINGH
Mantan CEO Twitter Jack Dorsey.

JACK Dorsey menyatakan dirinya tidak ingin kembali menjadi pemimpin Twitter setelah dalam beberapa waktu terakhir rumor mengenai itu menguat di tengah kesepakatan akuisisi yang dijalin antara Twitter dan Elon Musk.

Sebagai salah satu pendiri Twitter dan kolega dekat dari Musk, tidak heran rumor kembalinya Dorsey sebagai CEO Twitter semakin menguat.

"Tidak, saya tidak akan pernah menjadi CEO (Twitter) lagi," cicit Dorsey saat membalas prediksi seorang warganet yang menyebut dirinya akan kembali menjadi CEO di Twitter, dikutip Kamis (12/5).

Baca juga: Musk Mengaku akan Cabut Blokir Twitter terhadap Trump

Lebih lanjut, Dorsey kini tengah memegang jabatan pimpinan di salah satu perusahaan pembayaran bernama Block Inc.

Meski enggan menjadi CEO Twitter kembali, Dorsey masih memiliki 2,4% saham di Twitter.

Sejak Twitter menerima tawaran pembelian US$44 miliar dari Musk pada 25 April, ada sedikit kejelasan tentang kepemimpinan baru perusahaan setelah kesepakatan ditutup.

Sejarah perjalanan Dorsey dan Twitter sebenarnya penuh dengan lika liku. Pada 2008, ia sempat dipecat oleh Dewan Twitter setelah dua tahun membangun perusahaan itu.

Meski demikian, ia kembali menjadi CEO di 2015, bisa dibilang Twitter berjalan dengan mulus.

Hingga pada 2020 sekelompok investor dan beberapa dewan meminta Dorsey untuk mundur kembali.

Namun, hal tersebut tidak digubrisnya dan pada 2021 akhirnya Dorsey mengambil keputusan pribadi untuk mengundurkan diri sehingga digantikan posisinya oleh CTO Twitter saat itu Parag Agrawal.

Dengan demikian nampaknya jika akuisisi sudah tuntas, posisi CEO akan diisi oleh sang pembeli yaitu Musk hingga akhirnya ia menunjuk orang yang tepat mengisi posisi itu. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT