09 May 2022, 19:16 WIB

Dukung UMKM, Aplikasi Qasir Raih Sejuta Pengguna


Mediaindonesia.com | Teknologi

DOK Pribadi.
 DOK Pribadi.
Dalam waktu kurang dari setahun, Qasir mencatat pertumbuhan lebih dari 500 ribu pengguna dengan total transaksi hampir Rp30 triliun.

APLIKASI kasir atau point of sale (POS) yang berfokus mendukung UMKM Indonesia, Qasir, kini mencapai 1 juta pengguna di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara. Untuk pengguna Qasir di Indonesia, saat ini tersebar di 512 kota dan kabupaten. 

Dalam waktu kurang dari setahun, Qasir juga sudah mencatat pertumbuhan lebih dari 500 ribu pengguna dengan total transaksi yang tercatat hampir Rp30 triliun. Pencapaian ini dibarengi dengan lahirnya beberapa fitur baru Qasir yang sangat berguna untuk usahawan F&B, seperti Kelola Bahan Baku, Self Order dengan QR Code, Table Management, dan beberapa fitur lain.
 
Co-Founder sekaligus President Qasir Rachmat Anggara menuturkan ini merupakan wujud nyata dari komitmen pihaknya dalam mendukung UMKM Indonesia, khususnya segmen mikro, secara berkelanjutan. "Bahkan bukan hanya melalui teknologi, kami juga secara bertahap sudah mulai membuat Qasir sebagai ekosistem dagang bagi UMKM agar mampu bersaing di era digital ini," tuturnya.
 
Aplikasi Qasir dikenal di kalangan UMKM karena pengoperasiannyasangat mudah. Selain itu Qasir memiliki fitur dasar berupa pencatatan transaksi, cetak struk, pembayaran cashless dengan QRIS, hingga laporan penjualan yang bisa digunakan secara gratis oleh UMKM tanpa batas waktu. Aplikasi ini dapat digunakan untuk semua jenis usaha dengan target pengguna usahawan mikro dan kecil. Menurut data Qasir, paling banyak penggunanya berada di ranah bisnis F&B, retail, franchise, dan online store.

Dalam upayanya mendigitalisasi usahawan mikro dan kecil di seluruh Indonesia, tidak terkecuali yang berada di kota-kota tier 2 dan 3, Qasir telah bekerja sama dengan 76 komunitas usahawan di seluruh Indonesia. Kerja sama ini meliputi edukasi, pendampingan, hingga financing, yang tujuan akhirnya mendorong usahawan mikro dan kecil agar mampu bersaing di era modern sekarang ini.

Beberapa waktu lalu, Qasir dipilih oleh Kementerian Koperasi dan UKM menjadi salah satu platform dalam integrasi data UMKM. Dalam kolaborasinya, Menteri Koperasi dan UKM mengatakan tengah melakukan Sistem Informasi Data Tunggal KUMKM (SIDT–KUMKM). Karena itu, berkolaborasi dengan Qasir untuk pendataan menjadi hal yang penting dalam menunjang hal tersebut karena perusahaan tersebut memiliki data sebaran UMKM yang cukup relevan.

Qasir juga sedang menjalin kerja sama dengan tiga kementerian lain, di antaranya Kemenparekraf, Kominfo, dan Kemendag. Qasir aktif menjalin bekerja sama dengan dinas-dinas pemerintah daerah seperti Dinkopkukm dan Dinas PPKUKM melalui program-program Forum Komunisaki UMKM, Klinik Bisnis, Pahlawan Digital, Jakpreneur, dan Tempat Kumpul Kreatif. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT