19 April 2022, 19:10 WIB

ABB Kuatkan Digitalisasi Proses Manufaktur dan Industri Proses


mediaindonesia.com | Teknologi

Ist/Ilustrasi
 Ist/Ilustrasi
Ilustrasi. Digitalisasi ABB mampu merampingkan proses manufaktur di semua aspek.

DENGAN memanfaatkan berbagai perangkat yang terdigitalisasi, ABB, salah satu perusahaan pemimpin global untuk solusi digital manufaktur dan industri proses,.

Digitaliasai memperkuat kontribusinya terhadap bisnis dalam meningkatkan potensinya lewat otomasi, solusi digital, hingga berbagai produk yang terspesifikasi industri dan pelayanan lifecycle untuk para pelanggannya.

Dengan hadirnya teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI) dan internet, pelayanan dan solusi dari ABB telah mengoptimalkan berbagai proses produksi, mengurangi biaya, dan menciptakan ekosistem yang mendukung berbagai pabrik dan perusahaan dalam mewujudkan proses otomasi sepenuhnya, sehingga semakin terhubung melalui proses digitalisasi.

ABB juga menghadirkan solusi untuk perangkat lunak yang memungkinkan adaptasi cepat dalam memenuhi permintaan konsumen, tenaga kerja, serta berbagai dinamika rantai pasokan.

IoT dalam Proses Manufaktur

ABB berfokus pada solusi digital inovatif yang mudah diaplikasikan oleh perusahaan di berbagai lapisan. Hal inilah yang mendukung kolaborasi perusahaan di berbagai tingkat, sehingga tercipta harmoni di setiap aktivitas perusahaan.

Baca juga: Tawarkan Teknologi Berbasis Cloud, Shipsy Dukung Otomatisasi Industri Logistik

Dengan analitik berbasis AI yang dapat diakses secara real time, teknologi di ABB juga memungkinkan perusahaan untuk tanggap memprediksi tren apa yang akan terjadi, sehingga efisiensi energi dapat tercapai, sekaligus mengantisipasi terjadinya potensi kerugian.

"Faktor-faktor ini berkontribusi terhadap biaya operasi yang lebih rendah, dengan kemampuan untuk melakukan pemeliharaan prediktif berbasis data yang memungkinkan pencegahan kerusakan di seluruh sistem – sebuah solusi yang sebelumnya dianggap tidak mungkin di sektor manufaktur sebelum munculnya IoT dan berbagai teknologi mutakhir," ujar Ganesh Kamath, Manager Divisi Lokal – ABB Process Industries dalam keterangan pers, Selasa (19/4).

Menggunakan robot, mesin, kamera, dan peralatan lain yang berbasis data memungkinkan perusahaan manufaktur untuk secara langsung melakukan produksi atas berbagai ide yang bermunculan.

Dengan penggabungan yang mulus di antara teknik, operasional, dan sistem bisnis, pelaku manufaktur dapat mencapai target produksi dan memenuhi permintaan pasar dengan mudah.

Mendorong Keunggulan dalam Operasional

Solusi digital ABB dapat disesuikan untuk menjawab berbagai fokus dan tantangan pelanggan di berbagai sektor industri. Sebagai contoh, Manufacturing Execution System (MES) untuk pulp dan kertas dihadirkan untuk mempersingkat berbagai proses rantai pasokan yang rumit.

Mulai dari penanganan pemesanan, perancangan awal, pelacakan produksi, pengelolaan gudang, pengiriman, hingga penerbitan faktur dan pengurusan pelayanan pelanggan.

Otomasi MES yang praktis di seluruh sistem ini memungkinkan operasi otomatis yang efisien dan bebas dari kesalahan.

Dalam industri F&B, Manufacturing Operations Management (MOM) dari ABB dihadirkan untuk memberikan visibilitas dan wawasan kepada para pemilik atau manajer bisnis, sehingga mereka dapat mengambil tindakan yang tepat dalam meningkatkan produktivitas, kualitas, dan kepatuhan.

"Ini menjadi tonggak utama dalam mengoptimalkan proses operasioal sehingga tercipta visibilitas yang menyeluruh dan proses operasi manufaktur yang terpusat," jelas Ganesh.

"Mulai dari pengontrolan hingga pemantauan dan optimalisasi di antara berbagai kemampuan yang ekstensif, Data Center Automation dari ABB mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan ini dalam solusi industri yang praktis," jelasnya.

Terhubung dengan Integrasi Augmented Reality

"ABB saat ini juga mulai mengimplementasikan augmented reality (AR) untuk meningkatkan solusi pengetahuan sehingga pelanggan dapat lebih akurat dalam mengambil keputusan, dan di saat bersamaan, terjamin keamanannya," papar Ganesh.

ABB baru saja mengaplikasikan solusi AR di Spanyol yang terdiri dari audio, video, dan pengiriman dokumen dengan live annotations untuk factory acceptance testing (FAT) yang dilakukan secara remote selama pandemi. Proses ini sukses meningkatkan cycloconverter di sebuah pabrik baja, bahkan tanpa melibatkan kehadiran tim ABB secara langsung.

Solusi AR ini juga mampu mengurangi, bahkan mengeliminasi, berbagai aktivitas yang memakan banyak waktu seperti pengecekan, penyortiran, pengkategorian data dalam berbagai format, proses masuk dan keluar di berbagai sistem, hingga koordinasi dengan pihak lain saat melakukan tugas di ruang kontrol, pusat operasi integrasi, atau di lapangan.

"Solusi ini akan terus mengoptimalkan proses dan sistem untuk perusahaan yang ingin memaksimalkan tingkat produksi dan pengeluaran, serta mewujudkan proses yang efisien dan ramah lingkungan," tutur Ganesh. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT