18 March 2022, 15:23 WIB

Gim MOBA League of Ancients Kolaborasi dengan Gim Developer Indonesia


mediaindonesia.com | Teknologi

dok.istr
 dok.istr
Ilustrasi

SETELAH sepekan membuat penasaran melalui media sosialnya, League of Ancients, MOBA berteknologi blockchain 5v5 yang dikembangkan oleh Mithotech Ltd., akhirnya mengungkapkan mitra game developer (pengembang game) terbarunya. Yakni, Anantarupa Studios – sebuah perusahaan di Jakarta yang sudah ternama karena mengembangkan eSports Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) pertama di Indonesia.

Melalui kemitraan ini, League of Ancients akan memanfaatkan keahlian pengembangan game Anantarupa Studios yang secara bersamaan tetap mempertahankan kendali atas arah kreatif dan pengembangan Web3 game tersebut. Kolaborasi ini bertujuan untuk menjadikan League of Ancients sebagai permainan MOBA yang siap untuk masuk kategori eSports di iOS dan Android pada Q4 2022.

“Dengan memanfaatkan mesin permainan Anantarupa yang ada, kami telah menghemat waktu pengembangan hingga 3 tahun dan dapat fokus untuk menyempurnakan aspek crypto serta integrasi eSports di game ini. Hal seperti ini belum pernah dilakukan sebelumnya, dan kami berharap kolaborasi ini akan mempersiapkan kami untuk meluncurkan game yang luar biasa,” kata Dwayne Ong, Project Lead dari League of Ancients, dalam keterangnya, Jumat (18/1).

League of Ancients bertujuan untuk menciptakan game MOBA pertama yang berorientasi eSports, free-to-play dan play-to-earn di Binance Smart Chain. Dengan menargetkan komunitas MOBA, League of Ancients menjangkau 250 juta penonton di seluruh dunia, menawarkan mereka kesempatan untuk bermain sambil menikmati permainan yang mereka sukai.

League of Ancients juga akan mengadakan presale skin NFT publik terakhirnya dengan tanggal yang akan segera dikonfirmasi melalui saluran media sosialnya. Ini akan menjadi kesempatan terakhir bagi para penggemar untuk langsung membeli skin NFT yang terbatas. Sebanyak 95 persen NFT terjual selama putaran pra-penjualan pada awal Desember 2021 lalu, dengan tingkat yang limited edition dapat terjual habis hanya dalam 5 detik. Tercatat lebih dari 150.000 skin NFT yang terjual. Menjadikannya sebagai torehan yang mengesankan, mengingat ini terjadi sekitar satu tahun sebelum peluncuran tentatif game tersebut.

Sementara itu, pemain akan diberikan banyak pilihan heores untuk dimainkan secara gratis. Memiliki skin NFT tersebut akan membuka kunci kemampuan play-to-earn, yang lebih menghargai waktu dan upaya para pemain. Sejalan dengan teknologi blockchain, skin NFT ini akan dimiliki oleh pemain, dan dapat diperjualbelikan sesuka hati.

Bagi penggemar yang ketinggalan selama presale masih dapat membeli skin NFT dari pemain lain yang mendaftarkannya di NFT Marketplace League of Ancients, yang akan diluncurkan pada akhir Q1 2022. Marketplace tersebut menawarkan skin NFT dengan harga yang tergantung pada penawaran dan permintaan, berpotensi menghasilkan lonjakan yang tinggi setelah skim terjual habis pada prapenjualan. (OL-13)

BERITA TERKAIT