26 January 2022, 21:01 WIB

Akuisisi Warung Pintar, SIrclo Perkual Layanan Omnichannel bagi UMKM 


Ghani Nurcahyadi | Teknologi

Dok. Pribadi
 Dok. Pribadi
CEO Sriclo Group Brian Marshal bersama CERO Warung Pintar Agung Bezharie

PERUSAHAAN e-commerce enabler terdepan di Indonesia, Sirclo, mengumumkan proses akuisisi atas Warung Pintar, perusahaan ritel berbasis teknologi yang menyediakan rangkaian produk dan layanan digital bagi ekosistem bisnis warung. 

Pascaakuisisi, Warung Pintar tergabung sebagai bagian dari Sirclo Group untuk bersama-sama menghadirkan solusi omnichannel menyeluruh bagi principal atau brand, distributor, pelaku usaha, hingga end-consumer, baik secara online maupun offline. 

CEO Sirclo Group, Brian Marshal mengatakan, akuisisi itu didasari oleh kesamaan misi Sirclo dan Warung Pintar untuk mempermudah seluruh pelaku usaha di Indonesia untuk berjualan di berbagai kanal dari daring hingga oluring. Memanfaatkan keandalan dari segi infrastruktur teknologi dan jaringan distribusi ritel, Sirclo dan Warung Pintar memperkuat posisinya dengan mendongkrak potensi model bisnis B2B2C (business-to-business-to-consumer) melalui strategi omnichannel commerce, yang mengkombinasikan kanal penjualan online dan offline secara seimbang. 

Melalui akuisisi tersebut, Sirclo Group mencatatkan lebih dari 150.000 jenama (brand) yang telah dilayani secara akumulatif. Kemudian, lebih dari 500.000 pemilik warung atau toko kelontong. Akuisisi juga meningkatkan jangkauan terhadap lebih dari 25 juta end-consumers dan lebih dari 80 titik distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia

“Setelah lebih dari 8 tahun bergerak di model bisnis B2B (business-to-business) bagi brand berskala enterprise dan entrepreneur, kami menyadari bahwa ekosistem ritel tidak luput dari peran warung dan toko kelontong sebagai salah satu opsi pemenuhan kebutuhan harian masyarakat Indonesia. Pentingnya ketersediaan produk, efisiensi alur distribusi, kemudahan akses bagi brand untuk menjangkau para mitra hingga end-consumer, serta potensi warung terhadap sektor ekonomi secara umum, mendorong kami untuk turut berfokus pada model bisnis B2B2C dengan menggandeng Warung Pintar ke dalam ekosistem kami,” ujar Brian. 

Brian menambahkan, langkah strategis itu merupakan wujud komitmen Sirclo untuk memperluas layanan enabler dan mengakomodasi lebih banyak pelaku usaha dengan skala yang lebih luas agar dapat merambah pasar online. 

"Ke depannya, terdapat tiga kategorisasi utama pada pilar solusi dari Sirclo Group, yaitu solusi bagi Enterprise, solusi bagi Entrepreneur atau wirausaha dan UMKM, serta model bisnis New Retail seperti warung," kata Brian. 

Pada pilar New Retail, Sirclo akan berfokus pada pemberdayaan warung melalui beragam produk dan layanan digital untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pada alur distribusi, akses ke principal atau distributor nasional, ketersediaan produk, hingga pinjaman modal. 

Baca juga : Valiance Tawarkan Solusi Bisnis di Berbagai Bidang Industri

Sementara itu, melalui pilar Enterprise, Sirclo menghadirkan layanan teknologi end-to-end yang dapat dikustomisasi bagi principal atau brand besar. Adapun pilar bisnis Entrepreneur menyediakan layanan berbasis Software-as-a-Service (SaaS), termasuk penyediaan toko online siap pakai bagi bisnis berskala UMKM. 

Sirclo Group akan turut memperluas jangkauan fulfillment center bagi principal atau brand besar, sehingga para end-consumer dapat memperoleh keuntungan lebih dari segi logistik maupun harga. Pengembangan juga dilakukan dari segi operasional secara end-to-end dengan mengedepankan strategi omnichannel commerce agar brand dari berbagai skala dapat berfokus pada pengembangan produk. 

Co-Founder dan CEO Warung Pintar, Agung Bezharie mengatakan, langkah strategis itu akan menambah strategic value untuk mengakselerasi perkembangan produk dan layanan Warung Pintar. 

Ke depannya, kita ingin membuka lebih banyak kesempatan dan membawa transparansi serta efisiensi yang lebih baik bagi setiap pelaku UMKM, sehingga warung dapat pulih dari dampak pandemi dan tumbuh bersama," ujarnya. 

Menurut Agung, sinergi ini dapat mengakomodasi brand untuk meningkatkan visibilitasnya ke warung sebagai kanal distribusi terbesar di Indonesia, sehingga principal atau brand mampu menjangkau lebih banyak end-consumer. 

Tidak hanya itu, pihaknya pun meyakini bahwa langkah strategis ini menandai peluang besar bagi kedua entitas untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi ekosistem ritel, bahkan sektor perekonomian di Indonesia secara umum, terlebih guna mempersiapkan diri atas perubahan yang secara konstan terjadi. 

Akuisisi Warung Pintar oleh Sirclo Group akan menggabungkan hampir 2.000 karyawan, di mana Warung Pintar akan terus beroperasi sebagai entitas mandiri yang terintegrasi sebagai layanan new retail di bawah payung Sirclo Group. 

Pada tingkat manajemen, Brian Marshal kini merupakan CEO Sirclo Group dan Agung Bezharie (Co-Founder dan CEO Warung Pintar) akan memimpin pilar bisnis Sirclo yang baru yakni layanan ‘New Retail’. Selain itu, Danang Cahyono akan memimpin pilar bisnis ‘Enterprise Solutions’ dan Ferry Tenka akan memimpin pilar bisnis ‘Entrepreneur Solutions’. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT