30 June 2021, 22:55 WIB

Siap Bantu Perusahaan dalam Proses Rekruitmen MT


Mediaindonesia.com | Teknologi

Dok.Kalibrr
 Dok.Kalibrr
Ilustrasi

PANDEMI covid-19 yang sudah satu tahun lebih melanda Tanah Air memang telah melumpuhkan banyak sektor kehidupan di masyarakat. Berbagai upaya pun terus dilakukan pemerintah guna mendongkrak kembali sektor perekonomian beriringan dengan pemulihan kesehatan.

Dilansir dari The World Bank, pemulihan ekonomi Indonesia memang berangsur membaik utamanya pada triwulan kedua 2021. Sementara itu, data dari Bank Indonesia (BI) pada Survei Konsumen juga menyebutkan bahwa sejak Mei 2021, terdapat peningkatan pada Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja yang lebih memadai dalam 6 bulan ke depan.

Baca juga: Sarjana Harus Buka Lapangan Kerja Bukan Cari Kerja

Pandemi covid-19  ternyata justru membuka peluang percepatan digitalisasi. Kegiatan serba online berhasil diakomodasikan. Pelaku industri mulai berangsung-angsur membaik berkat pemanfaatan teknologi sehingga mampu menjalankan sebagian besar kegiatannya secara lebih cepat dan efektif, termasuk halnya dalam pelaksanaan rekrutmen.

Berangkat dari situ Kalibrr, mempermudah proses rekrutmen dan seleksi berbasis virtual. Mereka menciptakan ekosistem online recruitment berbasis teknologi yang terintegrasi. Salah satu kegiatan rekrutmen yang dilakukan berbagai perusahaan adalah perekrutan talenta terbaik melalui program Management Trainee (MT). Prospek menjanjikan dari program ini membuat banyak pencari kerja khususnya fresh graduate, berlomba-lomba melewati setiap tahap rekrutmen untuk berhasil lolos.

Pada situasi yang mengharuskan segala kegiatan dilaksanakan secara online, tentu implementasi kegiatan MT saat ini turut berubah. Dengan demikian, perusahaan perlu mengambil terobosan baru untuk bisa memproses tiap kandidat yang masuk dan menilai kompetensi mereka dengan komprehensif, meski tidak bertatap muka.

Di tengah tingginya permintaan akan lapangan kerja, seorang rekruter justru harus lebih selektif dan proaktif dalam upaya menemukan talenta terbaik untuk perusahaannya, dalam segala situasi. Pandemi yang memaksa semua kegiatan dilakukan secara daring kini membuka kesempatan untuk menyelenggarakan online assessment.

"Saat ini tes bisa dilaksanakan secara online, meskipun tanpa adanya aktivitas tatap muka, perubahan implementasi pada tahapan ini sesungguhnya tetap bisa diselenggarakan, diawasi, dan dievaluasi secara komprehensif,” ujar   penanggung jawab pelaksanaan asesmen di Kalibrr Indonesia, Kinanti Margining Widi.

“Melalui teknologi, perusahaan tetap bisa mengawasi kandidatnya untuk tidak melakukan kecurangan selama tes. Kami meyakini ini sebagai solusi efektif pada proses rekrutmen guna menjaga integritas dan menghasilkan talenta yang unggul,”lanjutnya.

Salah satu perusahaan yang telah bermitra dengan Kalibrr dalam penyelenggaraan online assessment adalah Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia.  CCEP bekerja sama dengan Kalibrr untuk mengelola online assessment program-programnya, mulai dari penyediaan paket soal assessment, pembuatan kriteria skor penilaian, hingga komunikasi dengan kandidat sebelum dan selama tes.

Pengawasan secara komprehensif dari Kalibrr melalui teknologi proctoring (pengawasan) juga tak lupa diikutsertakan saat hari pelaksanaan tes. Melalui serangkaian upaya ini, Kalibrr berharap para mitra dapat menemukan kandidat terbaik yang layak lolos ke tahap rekrutmen selanjutnya, tanpa khawatir terjadinya tindak kecurangan selama proses berlangsung.

“Kami mengerti bahwa setiap perusahaan memiliki kebutuhan dan tuntutan yang berbeda-beda dalam upaya menggali potensi calon kandidat. Untuk itu kami berupaya untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut dengan menyediakan paket tes yang bervariasi sesuai bidang kerja yang dibutuhkan,” ujar Kinanti.

“Adapun paket soal seperti logika, ketelitian, dan kemampuan negosiasi yang didukung dengan fitur proctoring dan pengecekan plagiarisme dihadirkan oleh Kalibrr dengan harapan bisa membantu proses penyaringan awal ini secara mendalam,” lanjutnya.

Selain penyelenggaraan tes online, perusahaan seperti CCEP biasanya memiliki tahapan lebih lanjut untuk menyeleksi kandidatnya, seperti tahap seleksi kelompok (focus group discussion) atau tahap seleksi berpasangan (pair stage). Walupun seleksi dilakukan secara virtual, yang terpenting adalah proses rekrutmen tidak boleh sampai menghapuskan interaksi.

Kalibrr berpengalaman untuk memfasilitasi diskusi antarkandidat secara daring bersama dengan penguji berpengalaman. Lewat penggunaan layanan konferensi video, pada saat pelaksanaan FGD, penguji dapat melihat, mendengar, dan mengevaluasi kompetensi setiap kandidat berdasarkan standar penilaian yang sudah ditetapkan, sama halnya seperti pelaksanaan seleksi secara konvensional. Melalui sistem daring ini, penguji juga dapat langsung memberikan evaluasinya secara real-time dan terstruktur di dalam sebuah sistem, sehingga melancarkan rotasi evaluasi antar grup dan mempercepat proses pelaporan hasil akhir.

“Proses seleksi daring tidak seharusnya menjadi hambatan bagi perusahaan untuk dapat menggali kompetensi para kandidat secara kritis dan menyeluruh. Melalui teknologi, Kalibrr menduplikasikan proses yang semula offline menjadi online tanpa menghilangkan aspek human touch dan komunikasi efektif yang krusial dalam rekrutmen,” tambah Kinanti.

Pandemi, kata dia juga bukan penghalang  proses rekrutmen. Sebab kualitas layanan Kalibrr di bidang online recruitment dan employer branding bisa dibuktikan.  Perubahan dari rekrutmen konvensional ke rekrutmen online tidak seharusnya membatasi perusahaan untuk mengenal lebih jauh kompetensi yang dimiliki oleh calon kandidat.

Dengan berbagai kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan, kini perusahaan tak perlu khawatir lagi akan pelaksanaan rekrutmen secara online. Didukung dengan teknologi mumpuni serta soal-soal assessment yang telah teruji, Kalibrr bisa menjadi solusi transformasi perusahaan dalam perekrutan Management Trainee.

Selaras dengan arus perkembangan teknologi dan digitalisasi, Kalibrr berkomitmen untuk terus membantu dan mentransformasikan cara perusahaan merekrut kandidat melalui online assessment yang dapat secara efektif mengukur kualifikasi yang ingin dicari oleh perusahaan. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT