30 March 2023, 13:17 WIB

Sekjen PDIP Sedih Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20


Mediaindonesia.com | Sepak Bola

AFP/Aditya Pradana Putra
 AFP/Aditya Pradana Putra
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berbincang dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku menyesal dan bersedih atas keputusan Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) yang membatalkan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Kami sangat menyesal dan bersedih bahwa akhirnya FIFA membatalkan status tuan rumah Piala Dunia U-20. Ini tentu menjadi pelajaran berharga," ujar Hasto dalam keterangan tertulis, Kamis (30/3).

Dia menjelaskan bahwa, sejak awal, PDI Perjuangan tidak menolak Piala Dunia U-20 digelar di Indonesia. Penolakan hanya dilakukan terhadap keikutsertaan dan kehadiran Israel di Tanah Air. Itu dilakukan untuk menyuarakan isu kemanusiaan dalam hubungan antarbangsa.

Baca juga: Plt Menpora: Jangan Terlalu Bersedih dengan Keputusan FIFA

"Sikap kami ini sama dengan FIFA ketika mencoret Rusia dari babak playoff Piala Dunia, jadi ada presedennya," imbuh Hasto.

Lebih lanjut, dia juga memaparkan bahwa sikap partai banteng moncong putih itu memiliki landasan kuat secara konstitusi dan historis. Suara menolak kehadiran Israel, menurutnya, adalah suara kemanusiaan dan bukan kehendak politis.

Baca juga: Pesan Moeldoko kepada Pemain U-20: Jangan Merasa Gagal

"Untuk diingat, Stadion Gelora Bung Karno (GBK) lahir sebagai penolakan terhadap Israel," ucapnya.

Sejak Agustus 2022, PDI Perjuangan telah berkomunikasi dengan pemerintah tentang sikap tersebut. Mereka juga memibcarakan potensi kerentanan politik dan sosial jika tim Israel tetap hadir dan bertanding di Indonesia.

"Sikap kami muncul setelah Israel dipastikan lolos kualifikasi. Saat itu kita harap bisa dicari solusi yang terbaik, salah satunya dengan memindahkan pertandingan Israel di negara tetangga terdekat, sehingga U-20 tetap bisa diselenggarakan di Indonesia minus Israel," katanya.

PDI Perjuangan pun menyampaikan terima kasih atas upaya pemerintah dan pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang sudah mencoba dengan keras untuk mencari solusi dengan melobi FIFA.

"Tekad kami yang paling penting adalah membangun kesebelasan sepak bola yang andal sehingga jadi lambang supremasi olahraga di luar bulu tangkis. Ini harus menjadi tujuan utama dalam politik olahraga," tandas Hasto. (Z-11)

BERITA TERKAIT