27 November 2022, 11:45 WIB

Kecemerlangan Mbappe Janganlah Segera Berakhir


Akmal Fauzi | Sepak Bola

dok.AFP
 dok.AFP
Kylian Mbappe selebrasi seusai membuat gol ke gawang lawan.

DUA gol Kylian Mbappe dalam kemenangan 2-1 atas Denmark, Sabtu (26/11) malam WIB menjawab kekhawatiran Prancis yang dilanda badai cedera jelang Piala Dunia Qatar 2022. Kecemerlangan Mbappe membawa juara bertahan itu menjadi tim pertama yang memastikan tempat di 16 besar.

Badai cedera yang dialami Les Bleus--julukan Prancis--itu membuat mereka sempat diyakini bakal kesulitan bersaing di Piala Dunia 2022. Namun nyatanya, Prancis justru jadi tim pertama yang lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. Prancis sukses memenangkan dua laga awal yaitu menghadapi Australia dan Denmark.

Pemain berusia 23 tahun itu sudah mencetak 31 gol dan 14 gol dalam 12 pertandingan terakhirnya untuk Prancis yang menunjukkan dia adalah pemain terbaik di Qatar. Mbappe juga menjadi pemain kedua, setelah Pele yang mencetak tujuh gol Piala Dunia sebelum berusia 24 tahun. Tujuh gol itu dicetak dari dua edisi Piala Dunia, Rusia dan Qatar.

Pelatih Prancis Didier Deschamps mengatakan Mbappe adalah pemain yang luar biasa dengan segala kemampuannya bisa menjadi menjadi penentu kemenangan dan perbedaan di setiap pertandingan. Deschamps berharap kecemerlangannya itu bisa dipertahankan agar Les Bleus--julukan Prancis-- bisa mempertahankan trofi tahun ini.

"Dia adalah pemain luar biasa dalam tim. Dia adalah seorang pemimpin. Bagi saya, Anda memiliki pemimpin yang berbeda, pemimpin fisik, pemimpin mental, dan Kylian seperti kereta uap di lapangan yang membuat penonton bersemangat dan memberikan segalanya di lapangan," kata Deschamps.

“Kami memiliki kumpulan pemain yang hebat, mereka tidak semua memiliki pengalaman yang sama seperti beberapa yang kami lewatkan, tetapi kami memiliki skuad berkualitas tinggi dengan mentalitas yang hebat," lanjutnya.

Sementara Denmark yang ada di posisi ketiga dengan satu poin harus memenangkan laga melawan Australia Pada Rabu (30/11) agar bisa lolos ke babak 16 besar, selama Tunisia tidak mengalahkan Prancis atau kalah dengan selisih gol yang lebih besar.

"Saat ini kami sangat kecewa, tetapi kami akan kembali ke jalur yang benar dan melihat ke depan," kata Pelatih Denmark Kasper Hjulmand. (Mirror/OL-13)

Baca Juga: Kalahkan Denmark 2-1, Prancis Lolos ke Babak 16 Besar

BERITA TERKAIT