05 July 2022, 23:12 WIB

16 Tim Ikuti Nusantara Open 2022 Piala Prabowo Subianto


Widhoroso | Sepak Bola

HO
 HO
Konfrensi pers turnamen sepak bola Nusantara Open 2022.

SEBANYAK 16 tim dari akademi klub Liga Sepak Bola U-16 akan bersaing dalam turnamen Nusantara Open 2022 memperebutkan Piala Prabowo Subianto. Turnamen akan berlangsung 16-31 Juli 2022 di Lapangan  Nusantara Polo Club dan Stadion Pakansari Cibinong, Bogor.

Ke-16 tim tersebut adalah Persis Solo, PSLS Lhokseumawe, PSIS Semarang, Tiga Naga FC, Persib Bandung, Garuda Nusantara, Persipura, ASIOP, PSM Makasar, PSA Ambon, PSS Sleman, ASIFA, Borneo FC, Maluku Utara SLC, Persija Jakarta, dan Bintang Timur. Tim yang tampil merupakan pilihan tim riset Akademi Nusantara Bersatu.

Ketua Umum Nusantara Open 2022, Aji Jaya Bintara mengatakan visi dari turnamen ini sejalan dengan visi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto terkait keinginannya untuk mencetak generasi emas sepak bola Indonesia melalui metode pelatihan yang berstandar internasional.

"Dari arahan Beliau akhirnya kami berinisiatif untuk menyelenggarakan suatu turnamen yang mengundang The Best of The Best dari akademi di Indonesia. Karena itu kami mengundang 8 akademi sepak bola terbaik dari Liga 1 dan 8 akademi sepak bola non liga 1 yang sudah dikenal luas sebagai penghasil pemain-pemain berbakat terbaik," papar Aji dalam keterangan yang diterima, Rabu (5/7).

Aji mengatakan, selain menyediakan hadiah uang, turnamen ini juga akan menjadi ajang untuk memilih pemain-pemain berbakat. 35 pemain yang dinilai memiliki potensi akan direkrut untuk mendapatkan bea siswa dan dilatih khusus di bawah pengawasan Akademi Nusantara Bersatu dengan dilatih pelatih dari Eropa.

"Sesuai dengan arahan Pak Prabowo Subianto, beliau ingin sekali mengembangkan sepak bola dari bawah sejak usia dini untuk mencetak bakat-bakat kompetitif berstandar Asia yang bisa bermain di liga-liga Eropa dan liga-liga top. Jadi nanti akan ada beasiswa untuk 35 pemain terbaik," jelas dia.

Ditambahkan Aji, Nusantara Open 2022 akan menerapkan sistem routing yang terintegrasi dan menggunakan full big data analysis. "Dalam menilai setiap pemain jadi pemain itu nanti kita nilai dari beberapa aspek khususnya dari tiga aspek pertama aspek mentality, teknik dan aspek jadi," papar dia.

Karena ingin mencari bakat-bakat terbaik, ungkap Aji, regulasi turnamen ini sedikit diubah seperti soal jumlah pergantian pemain yang lebih banyak. "Karena turnamen ini tujuannya bukan hanya sebuah kompetisi melainkan juga memberi kesempatan kepada pemain-pemain tidak hanya di bangku cadangan tapi juga berkesempatan untuk menunjukkan kemampuannya," tuturnya. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT