29 June 2022, 11:00 WIB

Mendagri Prancis Minta Maaf Atas Insiden Final Liga Champions di Prancis


Akmal Fauzi | Sepak Bola

dok.AFP
 dok.AFP
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prancis, Gerald Darmanin meminta maaf atas insiden kericuhan di Paris saat final Liga Champions Eropa bulan 

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Prancis, Gerald Darmanin meminta maaf atas insiden kericuhan di Paris saat final Liga Champions Eropa bulan lalu. Darmanin sebelumnya menyalahkan suporter Liverpool yang memaksa masuk menggunakan tiket palsu.

Pernyataan itu kemudian mendapat respon dari pendukung The Reds sebutan Liverpool. Mereka meminta Darmanin mundur dari jabatannya atas kekacauan yang terjadi.

"Haruskah Stade de France dikelola dengan lebih baik? Jawabannya adalah ya. Apakah saya memiliki bagian tanggung jawab? Jawabannya iya," kata Darmanin.

"Saya meminta maaf dengan sangat senang hati untuk semua orang yang menderita karena manajemen yang buruk ini," lanjutnya.

Ia juga menambahkan akan mengubah manajemen kepolisian yang bekerja tanpa kesulitan tidak seperti yang dialami seperti laga final yang mempertemukan Liverpool dan Real Madrid itu.

Beberapa pendukung memang melaporkan menjadi korban kejahatan oleh kelompok pemuda sebelum dan sesudah pertandingan. Ada juga banyak keluhan tentang perlakuan polisi terhadap penggemar.

Sebuah laporan pemerintah yang diterbitkan awal bulan ini mengatakan kegagalan oleh otoritas Prancis menimbulkan citra negatif untuk negara yang saat bersiap untuk menjadi tuan rumah Olimpiade pada 2024. (AFP/OL-13)

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah PD U20, Indonesia Konsisten Tidak Akui Israel

BERITA TERKAIT