30 May 2022, 15:00 WIB

Kericuhan Suporter Liga Champions Nodai Persiapan Olimpiade Paris


Akmal Fauzi | Sepak Bola

AFP
 AFP
Real Madrid merayakan kemenangan atas Liverpool dalam pertandingan final Liga Champions.

KEMENTERIAN Olahraga Prancis mengadakan pertemuan dengan sejumlah pihak pada Senin waktu setempat. Hal itu menyusul kericuhan pada final Liga Champions, yang mempertemukan Liverpool dan Real Madrid.

Otoritas Prancis tidak ingin kejadian serupa terulang lagi. Mengingat, Paris bersiap menjadi tuan rumah Olimpiade 2024.

Pertemuan juga melibatkan badan pengatur sepak bola Eropa (UEFA), federasi sepak bola Prancis dan kepolisian Prancis. Menteri Olahraga Prancis Amelie Oudea-Castera mengatakan pihaknya berusaha mengidentifikasi insiden di final Liga Champions pada Sabtu lalu.

Baca juga: Pulang dari Paris, Pemain Liverpool Disambut Meriah

Liverpool menyerukan penyelidikan atas perlakuan para pendukungnya jelang pertandingan. Tepatnya, ketika ribuan pemegang tiket berjuang untuk memasuki stadion. Polisi sempat menggunakan gas air mata dan semprotan merica ke suporter di luar stadion.

Insiden itu jelas menodai citra Ibu Kota Prancis. Serta, menimbulkan pertanyaan tentang kemampuan Paris untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2024 dan Piala Dunia Rugbi 2023.

Baca juga: Madrid Raih La Decimocuarta

Oudea-Castera menyatakan penyesalannya bahwa ada pendukung yang memiliki tiket, namun tidak dapat mengakses pertandingan.

"Prioritasnya sekarang adalah mengidentifikasi dengan tepat apa yang salah. Untuk mempelajari semuanya, sehingga insiden seperti ini tidak terjadi lagi," pungkasnya.(AFP/OL-11)


 

BERITA TERKAIT