17 May 2022, 12:00 WIB

Arteta Kecewa Arsenal Terancam Gagal ke Liga Champions


Dhika Kusuma Winata | Sepak Bola

AFP/Oli SCARFF
 AFP/Oli SCARFF
Pelatih Arsenal Mikel Arteta

HASRAT Arsenal untuk kembali berlaga di Liga Champions terancam kandas usai kalah dari Newcastle United 0-2 di pekan ke-37 Liga Primer Inggris, Selasa (17/5) dini hari WIB. Dua gol the Magpies oleh Ben White (gol bunuh diri) dan Bruno Guimaraes membuyarkan mimpi Arsenal.

The Gunners gagal memanfaatkan momentum untuk menyalip kembali rival sekota Tottenham Hotspur di posisi keempat klasemen dan kini terpaku peringkat kelima atau zona Liga Europa dengan 66 poin.

Arsenal sempat menerbitkan asa demi comeback ke Liga Champions setelah meraih empat kemenangan beruntun, termasuk atas Chelsea dan Manchester United.

Baca juga: Kecewa karena Kekalahan Arsenal, Xhaka Kritik Rekan Setimnya

Namun, dua kekalahan berturut-turut dari Spurs di laga derbi London Utara dan Newcastle kini mengancam mengubur ambisi skuat Mikel Arteta.

Spurs kini unggul dua poin dari Arsenal dan hanya membutuhkan hasil imbang pada pekan terakhir melawan Norwich, yang sudah dipastikan degradasi. Di pekan terakhir, the Gunners akan menjamu Everton.

"Newcastle pantas memenangi pertandingan dan jauh lebih baik dari kami. Kami tidak memiliki apa-apa dalam permainan. Mereka jauh lebih baik di setiap lini dan kami buruk dengan bola. Banyak hal terjadi seperti pergantian pemain karena cedera tetapi itu bukan alasan," kata Arteta seusai laga kontra Newcastle.

Kekecewaan pun menyelimuti Arsenal karena peluang mereka kini menipis. Arteta menyesalkannya lantaran kesempatan sebelumnya berada di tangan dan the Gunners sekarang berharap Spurs diganjal Norwich di laga terakhir.

Arsenal sudah lima musim tidak berkompetisi di Liga Champions. Terakhir kali mereka berlaga yakni di musim 2016/2017 dan setelah itu mereka gagal lantaran tidak sanggup finis empat besar di Liga Primer.

"Sangat mengecewakan Newcastle 10 kali lebih baik dari kami dan performa kami tidak mendekati level yang kami butuhkan jika kami ingin bermain di Liga Champions," ujar pelatih 40 tahun itu. (AFP/Goal/OL-1)

BERITA TERKAIT