17 March 2021, 02:55 WIB

Polisi Bekuk Spesialis Pencuri Barang Elektronik di Labuanbajo


John Lewar | Nusantara

Medcom.id.
 Medcom.id.
Ilustrasi.

MARAK kasus pencurian barang elektronik di Labuanbajo Kabupaten Manggarai Barat Nusa Tenggara Timur. Dalam kurun waktu satu tahun tiga bulan di Maret 2021, kawanan spesialis pencuri handphone milik warga berhasil diboyong sebanyak 27 unit berbagai jenis.

Atas keresahan warga kota Labuanbajo, Polres Manggarai Barat berhasil mengungkap para pelaku kasus pencurian dengan spesialis pelaku pencurian ponsel dan barang elektronik lain di 10 tempat kejadian perkara. Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Iptu Yoga Darma Susanto, Selasa (16/3), menjelaskan dalam kasus pencurian barang elektronik seperti ponsel dan kamera, pihaknya menetapkan tiga orang sebagai tersangka yakni FF, 18, KD, 20, dan YA, 23.

Ketiganya melakukan aksi pencurian di 10 lokasi berbeda. Sebelum melakukan aksi, ketiga pelaku memantau situasi lokasi target pencurian terlebih dahulu. Usai mengecek lokasi, ketiga pelaku kemudian masuk tempat sasaran dan mengambil barang-barang elektronik seperti HP dan kamera Canon.

"Dari 10 TKP, tiga tersangka lebih banyak melakukan aksi pencurian HP di tempat tinggal para buruh pekerja proyek. Dua tersangka ialah pelajar dan satu tersangka ialah petani," ¬Ěkata Yoga.

Yoga mengatakan tiga pelaku melakukan aksi pencurian sejak 2020. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita 27 handphone dan satu kamera merek Canon. "Atas perbuatan itu, ketiga pelaku dapat diancam dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun," jelas Yoga.

Dari ketiga pelaku ini satu di antaranya masih berstatus pelajar. Mereka melakukan aksi dengan berpura-pura menyamar menjadi pekerja bangunan proyek.

"Sambil mempelajari situasi hingga lengang atau sepi pada basecamp, mereka lalu mencuri handphone para pekerja yang tengah melakukan pengisian baterai," tutup Yoga. (OL-14)

BERITA TERKAIT