25 February 2021, 00:16 WIB

Terapkan Prokes, UBL Gelar Wisuda Tatap Muka Selama 5 Hari


Syarief Oebaidillah | Humaniora

Dok. UBL
 Dok. UBL
Wisuda UBL

UNIVERSITAS Budi Luhur kembali menggelar wisuda Magister, Sarjana, dan Ahli Madya Periode Genap 2019/2020 secara offline (tatap muka). Wisuda ini dilaksanakan secara bertahap selama lima hari mulai pada 23-27 Februari di Gedung Grha Mahardika Bujana sesuai peraturan Pemprov DKI Jakarta dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Wisuda offline dibagi menjadi tiga sesi, setiap sesinya diberlakukan untuk penyemprotan disinfektan pada area gedung sebagai bentuk pencegahan penyebaran Covid-19. Sebanyak 1.256 wisudawan dan tamu undangan diwajibkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Prosesi wisuda menggunakan sistem berbasis QR Code dan sistem first in first out. Selama prosesi wisuda, wisudawan akan dipanggil untuk pindah kuncir oleh Rektor Universitas Budi Luhur dan pemberian Ijazah oleh Dekan Fakultas Universitas Budi Luhur. 

Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro berharap, lulusan UBL dapat menghadapi masalah-masalah dengan cerdas dan berbudi luhur. 

Rektor Universitas Budi Luhur Wendi Usino menegaskan, Kampus Budi Luhur terus berkomitmen sebagai Universitas berwawasan global berbasis kewirausahaan, teknologi dan cerdas berbudi luhur. 

“Universitas Budi luhur berkomitmen untuk meningkatkan peran serta mahasiswa dan dosen dengan standar mutu tertinggi, sesuai dengan visi Universitas Budi luhur 2021 – 2030, yaitu menjadi Universitas berwawasan global berbasis kewirausahaan, teknologi dan cerdas berbudi luhur.” tuturnya.

Baca juga : Penyandang Disabilitas Harus Diprioritaskan dalam Vaksinasi

Ketua Bambang Seosatyo  memberikan apresiasi terhadap Universitas Budi Luhur yang telah menghadirkan inovasi terbaru kendaraan listrik bergaya sporty.

“Universitas Budi Luhur juga sukses melahirkan motor listrik dengan tampilan sportbike yang diberi nama Budi Luhur Sport Electric Vehicle 01 (BL-SEV01), bekerjasama dengan LIPI dan Katros Garage. Hal ini menandakan bahwa anak bangsa bisa menghasilkan kendaraan listrik secara mandiri,”  tutur Bambang Seosatyo

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Republik Indonesia mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati Universitas Budi Luhur secara virtual. Ucapan ini sebagai bentuk kerjasama internasional pada institusi pendidikan secara luas  untuk meningkatkan kualitas pendidikan antar negara.

Diantaranya Wisnu Edi Pratignyo Duta Besar RI untuk Republik Namibia Windhoek Namibia; Sahat Sitorus Dutas Besar RI untuk Republik Timor Leste; Rina Soemarno Duta Besar RI untuk Bangladesh dan Nepai; Hermono Duta Besar RI untuk Malaysia; dan Rachmat Budiman Duta Besar RI untuk Thailand.

Prestasi gemilang dari mahasiswa Universitas Budi Luhur di bidang inovasi dan teknologi pada skala nasional diantaranya menciptakan kendaraan ramah lingkungan yakni motor listrik Budi Luhur Sport Electric Vehicle 01 (BL-SEV01) dan Juara tiga pada ajang Huawei ICT Tingkat Nasional kategori Bidang Network. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT