24 February 2021, 22:22 WIB

Rusuh di Empat Penjara, 79 Narapidana Tewas


Widhoroso | Internasional

AFP/Marcos Pin Mendez
 AFP/Marcos Pin Mendez
Dua petugas terlihat melakukan penjagaan di penjara di Kota Guayaquil, Ekuador setelah terjadi kerusuhan antarnapi. 

JUMLAH narapidana yang tewas dalam kerusuhan di penjara di Ekuador, yang tyerjadi sejak Senin (22/2), terus bertambah. Hingga kini, sedikitnya 79 narapidana tewas dalam kerusuhan di empat penjara yang ada di negara Amerika Latin tersebut.

Menurut keterangan otoritas setempat, Rabu (24/2), 37 narapidana tewas di dua penjara di kota Guayaquil, 34 di penjara Kota Cuenca, dan delapan lainnya tewas di penjara yang berada Latacunga. Pihak militer dikerahkan untuk meredam kerusuhan yang disebabkan perang antaranggota geng yang menghuni penjara-penjara tersebut.

Dalam keterangan yang didapat, tidak ada sipir atau polisi yang menjadi korban dalam kerusuhan yang terjadi.

Kantor Pembela Umum Ekuador, lembaga yang mirip dengan ombudsman yang membela hak asasi manusia menyatakan kekerasan itu sebagai pembantaian yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menyatakan keprihatinan atas kurangnya keamanan di negara itu yang tercermin dalam meningkatnya kejahatan dan kekerasan di dalam fasilitas penjara ini.

Presiden Ekuador, Lenin Moreno telah memerintahkan Kementerian Pertahanan untuk melakukan kontrol ketat terhadap senjata, amunisi, dan bahan peledak di penjara negara itu. Tahun lalu, dia mengumumkan keadaan darurat selama 90 hari di penjara negara itu untuk mencoba mengendalikan aktivitas geng dan mengurangi kekerasan. Moreno mengaitkan kerusuhan yang terjadi di empat penjara itu terkait dengan organisasi kriminal. (AFP/OL-15).

 

BERITA TERKAIT