23 February 2021, 20:40 WIB

Alexa Townhouse Hunian Berkonsep Rumah Pintar di Kota Bogor


mediaindonesia.com | Megapolitan

Ist
 Ist
Penandatanganan kerja sama PT Kharisma Efvi Niaga Utama (Khaviland) dengan Indosat Ooredoo di Bogor, Jawa Barat, pekan lalu.

HUNIAN yang nyaman kini menjadi kebutuhan utama. Terlebih di masa pandemi covid-19 saat ini, rumah menjadi tempat bekerja dan belajar. Karena itu, hunian dengan konsep rumah pintar atau smarthome mutlak diperlukan.

Teknologi sistem rumah pintar merupakan terobosan yang sebelumnya tidak pernah ada di dalam sebuah hunian. Smarthome system merupakan sistem pengelolaan rumah yang diintegrasikan dengan teknologi tingkat tinggi.

Pemilik rumah lebih mudah mengatur berbagai peralatan rumah yang terkoneksi dengan gawai. Seperti sistem keamanan rumah, lampu, hingga konektivitas internet. Menjawab kebutuhan itu, Alexa Townhouse sebuah perumahan di pusat Kota Bogor dengan konsep rumah pintar diluncurkan.

"Kami berkaloborasi dengan PT Indosat Tbk membangun perumahan dengan konsep smarthome untuk mewujudkan hunian yang berbeda dari perumahan pada umumnya," kata Chief Marketing Officer PT Kharisma Efvi Niaga Utama (Khaviland), Ryan Adam, dalam keterangannya, Selasa (23/2).


Baca juga: Komitmen Sarana Jaya dalam Pembangunan Berkelanjutan


Dalam acara peluncuran Alexa Townhouse sekaligus penandatanganan kerja sama dengan Indosat Ooredoo itu, Ryan menjelaskan, melalui tema Smart dan Private Home Alexa Townhouse akan menjadi hunian dengan standar keamanan yang modern.

"Mulai dari tap-one gate system yang mengharuskan penghuni memiliki kartu akses untuk keluar masuk perumahan, hingga tersedianya jaringan internet berkecepatan tinggi yang stabil," jelasnya.

Tak hanya itu, lokasi Alexa Townhouse berada tepat di jantung Kota Bogor membuat klaster ini primadona baru. Sehingga tepat jika dijadikan sebagai hunian keluarga atau bahkan untuk investasi.

"Alexa Townhouse hanya berjarak 1,3 km dari Exit Tol Yasmin. Dekat dengan pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan sekolah. Kami mulai memasarkan dengan biaya awal Rp5 juta all in," pungkas Ryan. (RO/S-2)

BERITA TERKAIT