05 February 2021, 17:15 WIB

Istana Optimis Pertumbuhan Ekonomi 2021 Lebih Baik


Andhika prasetyo | Ekonomi

dok.mi
 dok.mi
Ilustrasi

STAF Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 akan lebih baik dibandingkan capaian 2020. Optimisme tersebut muncul setelah melihat berbagai indikator. Salah satunya adalah pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2020.

Meski masih berada di level negatif yakni -2,19%, angka tersebut sudah menujukkan kenaikan yang konsisten sejak triwulan kedua tahun lalu.

Sebagaimana diketahui, pada kuartal kedua 2020, pertumbuhan ekonomi nasional anjlok hingga -5,32%. Adapun, pada kuartal ketiga, peetumbuhan mulai berangsung pulih ke level -3,49%.

Selain itu, indikator lain yang memicu optimisme adalah penanganan pandemi yang semakin baik.

Program vaksinasi sudah mulai bergerak. Pelayanan kesehatan pun terlihat semakin siap.

Dari sisi upaya pemulihan ekonomi, pemerintah, pada 2021, akan menyediakan Anggaran Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional yang jumlahnya mencapai Rp619,83 triliun atau sekitar 3,5% PDB nasional.

Melalui anggaran sebesar itu, pemerintah terus menggenjot program padat karya dan program-program lain yang dapat membuka lapangan kerja. Upaya pemberian bantuan sosial demi meningkatkan daya beli juga terus didorong.

“Itu artinya, pemerintah terus mendorong agar ekonomi kita pulih dalam waktu yang cepat baik dari sisi supply maupun demand," ujar Arif kepada wartawan, Jumat (5/2).

Ia mengungkapkan, kontraksi yang terjadi pada 2020 merupakan hal yang tidak terprediksi. Itu terjadi pada hampir seluruh negara di dunia termasuk negara-negara maju sekalipun.

"Jika pertumbuhan ekonomi Indonesia dibandingkan dengan negara-negara mitra dagang utama Singapura, Amerika Serikat, Uni Eropa, kondisi kita relatif lebih baik," ucapnya.

Arif menambahkan, jika pemerintah dan masyarakat bisa bekerja sama dengan baik dalam upaya menekan angka kasus covid-19, ia meyakini pertumbuhan ekonomi 2021 dipastikan akan tumbuh positif. (OL-13)

Baca Juga: Baru 30% Pejabat Pemprov Sumut Laporkan Harta Kekayaan

BERITA TERKAIT