28 January 2021, 06:24 WIB

Selandia Baru Laporkan Tambahan Dua Kasus Covid-19


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/DAVID ROWLAND
 AFP/DAVID ROWLAND
Polisi berbicara dengan warga di pos pemeriksaan covid-19 di Auckland, Selandia Baru.

SELANDIA Baru, Kamis (28/1), melaporkan dua kasus covid-19 varian asal Afrika Selatan saat tim penyelidik mencari tahu bagaimana virus itu bisa menembus perbatasan negara itu.

Otoritas kesehatan Selandia Baru mengatakan kedua pasien covid-19 itu, satu orang dewasa dan satu anak-anak, tertular virus itu di tempat karantina yang sama tempat seorang perempuan dinyatakan positif covid-19, akhir pekan lalu, yang mengakhiri rekor dua bulan tanpa kasus covid-19 di 'Negeri Kiwi' itu.

Otoritas kesehatan Selandia Baru mengatakan fasilitas karantina itu, Hotel Pullman di Auckland, kini tidak lagi menerima pasien karantina saat petugas melakukan penyelidikan.

Baca juga: Kesenjangan Vaksinasi Covid-19 di Israel dan Palestina

"Dugaannya adalah sesuatu terjadi di Pullman tempat para pasien melakukan kontrak satu sama lain," ujar Menteri Tanggap Covid-19 Selandia Baru Chris Hipkins.

Hipkins menambahkan semua kontak erat yang terkait dengan tiga kasus itu, hingga saat ini, dinyatakan negatif. Dia berharap wabah kali ini bisa diatasi.

"Saya optimistis namun Anda tidak pernah tahu dengan hal semacam ini. Empat puluh delapan jam pertama akan memberi banyak informasi," ujar Hipkins.

Selandia Baru mewajibkan seluruh pendatang dari luar negeri untuk menjalani karantina selama dua pekan dan menunjukkan hasil tes negatif covid-19 sebelum bisa kembali ke masyarakat.

Namun, kasus baru ini terjadi setelah pasien memenuhi semua kriteria itu namun kemudian dinyatakan positif setelah meninggalkan fasilitas isolasi.

Selandia Baru dipuji karena kesuksesan mereka mengatasi pandemi covid-19 setelah hanya mencatatkan 25 kematian dari kurang dari 2 ribu kasus. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT