03 January 2021, 00:12 WIB

Banyak Turis Israel Curi Barang Hotel di Dubai


Mediaindonesia.com | Internasional

AFP/Karim Sahib
 AFP/Karim Sahib
Pengusaha Israel merayakan hari raya Hanukkah untuk pertama kali di hotel, Dubai, UEA, pada awal Desember lalu.

TURIS Israel yang mengunjungi Uni Emirat Arab (UEA) telah mencuri barang dari kamar hotel di Dubai. Menurut manajer hotel, sampai sekarang pihaknya belum pernah melihat pencurian barang seperti hal tersebut.

Harian Israel Yedioth Ahronoth melaporkan itu dari seorang pengusaha Israel. "Saya telah mengunjungi UEA selama bertahun-tahun dan berbisnis di sana. Bulan lalu saya tiba di hotel tempat menginap dan ketakutan ketika saya melihat di lobi hotel, sejumlah orang Israel sedang diperiksa atas barang-barang curian dari kamar," kata pengusaha tersebut.

Keluhan tentang turis Israel yang mencuri barang dari hotel datang sebulan setelah penerbangan penumpang komersial pertama dari Israel ke UEA dibuka. Seorang manajer hotel yang menghadap ke gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, bercerita bahwa pihaknya menampung ratusan turis dari semua negara di dunia.

Ia mengakui beberapa di antara mereka menimbulkan masalah, "Tetapi kami belum pernah melihat barang dicuri sebelumnya," ungkapnya. "Baru-baru ini kami melihat turis Israel datang ke hotel dan menumpuk semua tas mereka, mencuri handuk, kantong teh dan kopi, dan lampu."

Baca juga: Masjid di Beijing Tutup, Warga Asing tidak Bisa Salat Jumat

Dia menambahkan lagi, suatu ketika keluarga Israel datang dengan dua anak untuk check out. "Kami menemukan bahwa ada hal-hal yang hilang di dalam kamar. Ketika staf hotel mencoba memberi tahu mereka bahwa ada beberapa barang di kamar tempat mereka menginap hilang, mereka mulai berteriak."

Setelah pihak hotel berkomunikasi, warga Israel itu akhirnya setuju untuk membuka tas mereka. "Kami menemukan mereka membawa wadah es, gantungan baju, dan handuk muka. Setelah kami memberi tahu mereka bahwa kami akan memberi tahu polisi, mereka memutuskan untuk mengembalikan barang-barang itu dan meminta maaf."

Seorang presenter Qatar, Dr Abd Al-Aziz Al-Khazraj Al-Nasari, mempublikasikan video yang mengklaim sejumlah pemilik hotel Emirat menghubunginya dengan merinci pencurian yang mereka temukan. Dalam video yang viral di media sosial, dia memperingatkan, "Mereka harus tahu bahwa normalisasi dengan Israel berarti harus menyerahkan barang kamar untuk saat ini, dan mungkin nanti baru wilayah."

UEA dan Israel sepakat untuk membangun hubungan diplomatik, budaya, dan komersial penuh setelah penandatanganan perjanjian kontroversial pada 15 September di Gedung Putih. (Middle East Monitor/OL-14)

BERITA TERKAIT