18 December 2020, 19:04 WIB

Dua Polisi Terluka saat Bubarkan Aksi 1812


Rahmatul Fajri | Megapolitan

ANTARA/M Risyal Hidayat
 ANTARA/M Risyal Hidayat
.

DUA polisi terluka saat membubarkan aksi 1812 di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat siang (18/12). Keduanya terkena sayatan senjata tajam.

"Sampai dengan saat ini ya kena sabetan, tusukan tapi tidak terlalu ini ya, sabetan senjata tajam anggota pada saat dilakukan pembubaran di depan kantor Gubernur DKI Jakarta," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Jakarta, Jumat (18/12). Keduanya telah mendapatkan penanganan medis.

Yusri mengaku pihaknya belum mengetahui pelaku yang melukai polisi tersebut. Selain itu, ia belum memastikan pelaku terkait dengan salah satu ormas yang ikut dalam aksi 1812 atau tidak. Pihaknya akan menyelidiki kejadian itu.

Sebelumnya, polisi mengamankan 155 orang saat pembubaran demo Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK NKRI) bertajuk Aksi 1812 di Jakarta dan sekitarnya. Dari 155 orang itu, 22 dinyatakan reaktif covid-19.

Anak NKRI menggelar aksi unjuk rasa 1812 pada hari ini. Tuntutannya yakni meminta keadilan dalam kasus penembakan enam laskar FPI dan penahanan Rizieq Shihab. (OL-14)

BERITA TERKAIT