28 November 2020, 18:16 WIB

Tidak Berizin, Baliho Rizieq Syihab di Bangkalan Diturunkan


Muhamad Ghazi | Nusantara

MI/Wdjajadi
 MI/Wdjajadi
(Ilustrasi) Penurunan baliho dan spanduk liar di Kota Solo beberapa waktu lalu.

PULUHAN baliho dan spanduk Rizieq Syihab di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur diturunkan petiugas gabungan dari unsur Satpol PP, Polri, TNI, dan dinas terkait. Penurunan dilakukan karena baliho dan spanduk tersebut tidak berizin dan sebagian terpasang di daerah terlarang.

Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Bangkalan, Urip Riyanto, mengatakan baliho dan spanduk tersebut dipasang dengan tanpa izin. Selain dipasang secara sembarangan, Pemkab Bangkalan tidak mendaparkan penerimaan pajak dari spanduk dan baliho tersebut.

"Kami memiliki aturan cara pemasangan yang tidak mengganggu keindahan. Pemasangan spanduk dan baliho tersebut dilakukan dengan asal pasang tanpa mengikuti aturan yang ada," kata Urip Riyanto, Sabtu (28/11).

Bahkan, kata dia, beberapa diantaranya dipasang di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang terlarang untuk semua jenis reklame dan spanduk.

"Saat ini, seluruh barang tang diturunkan tersebut tersimpan di Kantor Satpol PP. Jika sampai batas terrentu barang-barang tersebut tidak diambil pemiliknya, akan dimusnahkan," kata Urip Riyanto. (R-1)

 

BERITA TERKAIT