27 November 2020, 03:50 WIB

Banyak Perempuan Indonesia Berminat Berwirausaha


Ins/E-3 | Ekonomi

ADAM DWI / MI
 ADAM DWI / MI
Menteri Koperasi Teten Masduki bersama Komunitas Perempuan Tangguh Indonesia (PTI) dan peserta Pelatihan Wirausaha Berbasis Kuliner.

Sebanyak 45% perempuan Indonesia menyatakan berminat untuk berwirausaha. Hal itu terungkap dari penelitian terkait kewirausahaan perempuan Indonesia yang dilakukan Google.

“Penelitian yang berjudul Advancing Women in Entrepreneurship menemukan bahwa 49% perempuan menyatakan diri sebagai pewira­usaha dengan bisnis yang mereka jalankan sendiri. Adapun, 45% berkata tertarik berwirausaha,” ujar Product Marketing Manager Brand & Reputation Google Indonesia Dora Songco dalam rilis riset Google Indonesia secara virtual, kemarin.

Survei itu dilakukan dalam dua bulan pertama 2020, yakni Januari-Februari. Survei diikuti 990 perempuan dan 510 laki-laki.

Dora juga menyebutkan hasil survei tersebut juga menunjukkan dari sisi laki-laki, 61% dari mereka berkata sudah menjadi pewirausaha dan 34% menyatakan ingin berwirausaha.

Selain itu, Dora menuturkan, delapan dari 10 perempuan yang sudah atau ingin berwirausaha di Indonesia mengungkapkan bahwa mereka ingin meningkatkan keterampilan dalam menjalankan bisnis (misalnya, keterampilan berbisnis, pengelolaan uang, keterampilan digital, dan lainnya).

“Selain itu, 83% perempuan menyatakan bersedia mengikuti pelatihan online, dan ini adalah angka tertinggi yang tercatat di Asia Tenggara,” jelas Dora.

Meski angka partisipasi perempuan dalam bidang kewirausahaan di Indonesia adalah yang tertinggi di Asia Tenggara, Dora mengatakan perempuan masih dianggap seharusnya berfokus untuk mengurus rumah tangga. Ini ditunjukkan dengan rendahnya penerimaan secara budaya terhadap ibu yang bekerja purnawaktu.

Google Indonesia juga menyoroti adanya ketimpangan keterlibatan dalam hal pekerjaan rumah tangga. Menurut penelitian itu, 67% perempuan mengatakan mereka memikul tanggung jawab utama, adapun hanya ada 24% laki-laki yang mengatakan pekerjaan rumah tangga adalah tanggung jawab mereka.

Dora juga menyebutkan perempuan menghabiskan 3,1 jam per hari untuk melakukan pekerjaan rumah tangga dibandingkan 2,5 jam untuk laki-laki. Dengan kata lain, ada selisih sebesar 24%. (Ins/E-3)

BERITA TERKAIT