26 November 2020, 22:51 WIB

Kompetisi Belum Jelas, Arema FC Perpanjang Libur Pemain


Widhoroso | Sepak Bola

ist
 ist
Arema FC

AREMA FC memutuskan memperpanjang masa libur para pemainnya. Keputusan tersebut diambil karena tidak ada kejelasan terkait bergulirnya turnamen untuk klub di Jawa Timur.

"Belum ada informasi apa pun soal agenda tim ke depan. Kami tidak jadi menggelar kembali program latihan pada akhir November nanti," kata general manager Arema FC, Ruddy Widodo.

"Karena belum ada kejelasan, buat apa menggelar program latihan lebih cepat. Kalau ada kejelasan, baru kami akan menentukan program tim selanjutnya," ujar Ruddy menambahkan.

Semula skuad Arema FC bakal berkumpul kembali pada 30 November mendatang. Namun, kini belum diketahui kapan para pemain dikumpulkan.

Selama libur dari aktivitas bersama, para pemain Arema FC tidak dilarang bermain tarkam. Akan tetapi, manajemen Singo Edan, memastikan tak menanggung biaya bila ada yang cedera karena tampil di tarkam.

Tarkam menjadi satu di antara wadah untuk pesepakbola mengisi kegiatan selama libur. Tak ayal, sejumlah pemain memutuskan bermain tarkam karena untuk menjaga sentuhan bola dan atmosfer pertandingan.

Hanya saja, bermain tarkam untuk pesepakbola profesional sangat berisiko. Permainan yang keras dan ditambah kualitas lapangan tidak sesuai standar, rentan membuat pemain cedera.

Liga 1 musim ini sudah berhenti sejak pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona. Sebelum dihentikan klub asal Malang tersebut telah melakoni tiga pertandingan.

Hasilnya, Arema FC hanya mampu memetik satu kemenangan atas TIRA Persikabo. Sementara dua pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan dari Persib Bandung dan PSIS Semarang.

Alhasil, Arema FC harus puas menduduki peringkat 12 klasemen. Kesebelasan yang identik dengan warna biru tersebut mengumpulkan tiga poin atau tertinggal enam angka dari Persib yang berada di pucuk. (R-1)

BERITA TERKAIT