26 November 2020, 20:48 WIB

Marc Gasol Mengaku Berat Tinggalkan Raptors


Antara | Olahraga

AFP/KEVIN C COX
 AFP/KEVIN C COX
Marc Gasol ketika masih berseragam Toronto Raptors. Musim depan dia akan membela Los Angeles Lakers.

MARC Gasol mengakui pindah dari Toronto Raptors yang pernah dia antarkan menjadi juara NBA adalah menyakitkan sekalipun dia bergabung dengan tim yang kemudian menjadi juara NBA, Los Angeles Lakers.
 
"Itu berat," ucap Gasol dalam laman ESPN, Kamis (26/11), lewat konferensi video dari Spanyol.
 
"Itu memang berat sekali. Beberapa hari pertama (berstatus free agent) agak berat bagi saya, tapi begitu Anda harus membuat keputusan, Oke, apa yang mesti lakukan berikutnya? Ke mana? Bagaimana Anda mau pergi menghadapi tantangan berikutnya. Saya anggap hal benar yang mesti dilakukan adalah bergabung dengan Lakers," sambung dia.
 
Gasol menekan kontrak dua tahun senilai 5,3 juta dolar AS agar merapat ke Los Angeles.

Baca juga: Raptors Perpanjang Kontrak Nurse
 
Center berusia 35 tahun itu pernah menjadi pilihan ke-48 Lakers saat draft 2007 dan kemudian ditukarkan kepada Memphis Grizzlies sebagai bagian dari pertukaran untuk mendapatkan saudaranya, Pau Gasol, pada 2008.
 
Gasol bermain selama 10,5 musim di Memphis sebelum diperdagangkan ke Toronto di mana dia satu tim dengan Kawhi Leonard, Kyle Lowry dkk untuk menjuarai NBA 2019 setelah mengalahkan Golden State Warriors di final.
 
"Bagaimana saya mengenang Raptors? Pertama, Saya akan merindukan Toronto," kata Gasol. "Toronto adalah tempat yang hebat, keluarga saya sangat mapan di sana, sangat nyaman, mereka sungguh menikmati waktu mereka," umbuh Gasol. (R-3)

BERITA TERKAIT