26 November 2020, 16:32 WIB

Kapolda Metro Minta DPRD Dukung Kampung Tangguh di DKI


Rahmatul Fajri | Megapolitan

ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
 ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
Ilustrasi: Pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu program dalam Kampung Tangguh

KAPOLDA Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran meminta DPRD untuk mendukung Program Kampung Tangguh di wilayah ibu kota. Hal itu ia sampaikan saat bersilaturahmi dengan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta.

Kampung Tangguh merupakan program yang dirancang Fadil untuk menegakkan peraturan, keamanan, dan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat.

Fadil mengatakan DPRD DKI Jakarta bisa mengalokasikan anggaran untuk Kampung Tangguh tersebut.

“Saya ingin membangun Kampung Tangguh di Jakarta tentunya butuh bantuan dukungan biaya. Dari situ mungkin DPRD DKI bisa mengalokasikan anggaran untuk memberdayakan masyarakat,” kata Fadil di DPRD DKI Jakarta, Kamis (26/11).

Fadil menjelaskan konsep Kampung Tangguh itu nantinya merupakan kolaborasi dari pemerintah daerah, Forkopimda, dan segenap elemen masyarakat. Kolaborasi itu nantinya akan membuat Kampung Tangguh yang dipusatkan di RW itu bisa mengelola dampak sosial imbas pandemi covid-19.

“Target pertamanya adalah satu, bagaimana kita menghadapi covid-19. Lalu, bagaimana kita mengelola dampak sosial ekonominya. Kalau dia menggunakan konsep kampung tangguh, maka akan lebih bisa dipertanggungjawabkan karena melibatkan warga,” ungkapnya.

Baca juga: Kota Surabaya Cairkan Dana Kampung Tangguh

Selain itu, Fadil mengatakan dengan melibatkan semua pihak nantinya juga membuat wilayah itu aman dari aksi kriminal.

"Bebas narkoba. Bebas hoaks. Bebas radikalisme, intoleransi dan sebagainya. Insyaallah, saya yakin bisa berjalan dengan baik," ucap Fadil.

Seperti diketahui, Fadil yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Jawa Timur telah mengembangkan program Kampung Tangguh yang diyakini berperan dalam upaya menekan angka Covid-19.

Namun, kampung tangguh yang ada di Jakarta akan berbeda dengan kampung tangguh di Jawa Timur, karena disesuaikan dengan alam, budaya dan demografi masyarakatnya. Saat ini, tim akademis sedang melakukan kajian untuk membuat kampung tangguh yang sesuai dengan alam, budaya dan demografi penduduk Jakarta.

"Tim kami, Polda, dari Kodam Jaya, sedang mempelajari bagaimana mengoptimalisasi potensi yang dimiliki oleh DKI dan dimiliki oleh masyarakt untuk sama-sama bergerak memberikan sumbangsih untuk kita bisa sinergi dan kolaborasi membebaskan Jakarta dari Covid-19," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT