26 November 2020, 11:49 WIB

Trump Beri Pengampunan untuk Michael Flynn


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/SAUL LOEB
 AFP/SAUL LOEB
Mantan penasehat keamanan Presiden AS Donald Trump, Michael Flynn

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Rabu (25/11), mengatakan dirinya telah mengampuni Michael Flynn, mantan penasehat keamanan yang kebohongannya mengenai melakukan kontrak dengan Rusia menyebabkan tim kampanye Trump diselidiki oleh FBI.

Pengampunan, yang telah diperirakan sebelumnya, dilakukan di pekan-pekan terakhir masa jabatan Trump, dua tahun setelah Presiden AS itu melawan tudingan dirinya menutupi kerja sama berbahaya dengan Rusia.

Ini merupakan pengampunan pertama dari kemungkinan serangkaian pengampunan lain yang akan dilakukan Trump sebelum dirinya lengser pada 20 Januari mendatang.

Baca juga: AS Perpanjang Tenggat Penjualan Tiktok Hingga 4 Desember

Mereka yang berpeluang diampuni Trump adalah mantan ketua tim kampanye Trump, Paul Manafort, yang juga didakwa terlibat dalam kolusi dengan Rusia. Kemudian ada juga pengacara pribadi Trump, Rudy Giuliani, mantan penasehat Trump, Steve Bannon, dan Roger Stone yang divonis penjara karena berbohong dan mempengaruhi saksi.

Pengampunan dari Trump membuat Flynn terhindar dari hukuman penjara.

Pengampunan itu juga menutup kasus terakhir yang muncul dari penyelidikan oleh Robert Mueller terhadap tim kampanye Trump yang berujung pada enam orang mengaku bersalah atau divonis bersalah di pengadilan.

"Saya dengan bangga mengumumkan Jenderal Michael T Flynn diberi pengampunan penuh," cicit Trump.

Adapun Gedung Putih menyebut pengampunan itu mengakhiri perburuan terhadap seorang pria yang tidak bersalah. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT