26 November 2020, 06:13 WIB

Jumlah Kasus Covid-19 di Dunia Capai 60 Juta


Nur Aivanni | Internasional

AFP/Tiziana FABI
 AFP/Tiziana FABI
Dokter dari MEDU bersiap membagikan masker di stasiun kereta Tiburtina di Roma, Italia.

LEBIH dari 60 juta kasus covid-19 telah terdeteksi di seluruh dunia, menurut penghitungan dari sumber resmi yang dikumpulkan AFP hingga Kamis (26/11) pukul 01.30 WIB.

Total ada 60.014.291 infeksi, yang menyebabkan 1.415.258 kematian, telah tercatat di seluruh dunia sejak pandemi itu muncul di Tiongkok, akhir tahun lalu.

Penghitungan, yang menggunakan data yang dikumpulkan AFP dari otoritas nasional dan informasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mungkin hanya mencerminkan sebagian kecil dari jumlah infeksi yang sebenarnya.

Baca juga: Prancis akan Segera Akhiri Lockdown

Pasalnya, banyak negara kekurangan kapasitas pengujian atau hanya menguji kasus yang bergejala atau yang paling serius.

Wilayah Eropa, termasuk Rusia, telah memiliki 17,1 juta infeksi yang dikonfirmasi dan hampir 388.000 kematian, menjadikan wilayah itu memiliki kasus terbanyak yang tercatat.

Dalam sepekan terakhir, 1,7 juta kasus baru telah tercatat di 52 negara kawasan Eropa, 10% lebih sedikit dari pekan sebelumnya, yang menunjukkan penyebaran pandemi di sana melambat.

Sementara itu, Amerika Serikat (AS) dicengkeram gelombang ketiga covid-19. Negara tersebut mendekati 13 juta kasus yang dikonfirmasi dengan lebih dari 260.000 orang meninggal, atau lebih dari seperlima dari semua infeksi covid-19 yang tercatat di seluruh dunia.

Jumlah kasus positif terus meningkat, dengan peningkatan 11% pada infeksi baru yang terdeteksi dalam sepekan, atau lebih dari 1,2 juta kasus dibandingkan 1,1 juta pada pekan sebelumnya.

Setelah Eropa, wilayah dengan jumlah kasus tertinggi adalah AS dan Kanada (13 juta kasus, 272.183 kematian), Amerika Latin dan Karibia (12,6 juta kasus, 438.098 kematian), dan Asia (12,1 juta kasus, 190.108 kematian).

Kemudian ada Timur Tengah (3,2 juta kasus, 75.700 kematian), Afrika (2,1 juta kasus, 50.422 kematian), dan Oseania (lebih dari 30.000 kasus, 941 kematian). (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT