26 November 2020, 01:35 WIB

Prancis akan Segera Akhiri Lockdown


MI | Internasional

AFP
 AFP
Presiden Prancis Emmanuel Macron

PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron mengatakan penutupan wilayah atau lockdown nasional akan diakhiri pada 15 Desember. Namun, beberapa pembatasan akan tetap berlaku untuk menghindari berjangkitnya kembali covid-19.

Mulai Sabtu (28/11), warga akan diizinkan bergerak bebas dalam radius 20 kilometer di sekitar rumah mereka hingga 3 jam sehari jika dibandingkan dengan sekarang dengan radius 1 kilometer selama 1 jam. Upacara keagamaan juga akan diizinkan kembali, tetapi dibatasi hingga 30 orang. Macron juga berharap vaksin covid-19 pertama akan tersedia untuk digunakan pada akhir Desember atau awal Januari.

Dia menyebut lockdown selanjutnya akan diganti dengan pemberlakuan jam malam dari pukul 21.00 hingga 07.00 waktu setempat mulai 15 Desember, kecuali pada 24 dan 31 Desember.

“Warga dapat melakukan perjalanan tanpa izin, termasuk antardaerah dan menghabiskan Natal bersama keluarga. Kendati demikian, warga Prancis harus menghindari perjalanan yang tidak berguna,” ujar Macron.

Bioskop, teater, dan museum akan diizinkan dibuka kembali pada 15 Desember. Namun, restoran dan sekolah menengah harus menunggu hingga 20 Januari untuk dibuka kembali dan hanya dengan syarat bahwa kasus baru setiap hari sudah turun di bawah 5.000. Namun, Macron tidak memberikan target waktu untuk pembukaan kembali bar, kafe, atau klub malam.

Terpisah, Badan Kesehatan Prancis, kemarin, melaporkan 458 kematian baru akibat virus korona sehingga totalnya menjadi 50.237. Badan itu menyebut gelombang kedua dari virus tersebut sudah mencapai puncaknya pada pekan lalu, dengan jumlah infeksi, rawat inap, dan pasien perawatan intensif baru semuanya menurun.


Kasus di Tiongkok

Seorang pejabat dari Kota Tianjin di Tiongkok mengungkapkan bahwa dua kasus covid-19 yang dikonfi rmasi bulan ini merupakan virus yang berasal dari kepala babi dari Amerika Utara. Pihaknya kini telah mengetes karyawan di fasilitas penyimpanan daging beku impor.

Jumlah total kasus covid-19 yang dikonfi rmasi di daratan Tiongkok sekarang mencapai 86.469, sedangkan jumlah kematian mencapai 4.634 orang. (AFP/Nur/Aiw/X-11)

BERITA TERKAIT