22 November 2020, 04:40 WIB

Senang makin Banyak yang Terlibat


(Pro/M-2) | Weekend

Dok.MI
 Dok.MI
 

SEBAGAI Ketua Komnas Perempuan, Andy Yentriyani tentu merasa senang ketika gerakan untuk mengampanyekan perlindungan dan kesetaraan terhadap perempuan semakin
masif dilakukan. Tidak hanya oleh Komnas Perempuan atau entitas lain, tetapi juga masyarakat yang lebih luas.

“Saya memulai kampanye 16 hari antikekerasan terhadap perempuan sebagai gerakan nasional itu sejak 2001, kalau dari jumlah peserta perkembangannya inisiatif untuk melakukannya semakin banyak,” ujar Andy kepada Media Indonesia, Sabtu (14/11).

Andy berharap akan semakin banyak masyarakat dari berbagai kalangan yang mengetahui tentang makna peringatan 16 hari tersebut. Dengan begitu, pesanpesan gerakan untuk perlindungan terhadap perempuan bisa tersampaikan dengan lebih luas.

“Semoga semakin banyak yang mengenalnya dan meramaikan. Untuk di situasi pandemi ini, kampanye juga bisa ikut dilakukan secara daring,” ujarnya.

Semakin hari, Andy juga mengatakan keinginan banyak pihak untuk bisa mengetahui lebih banyak soal upaya perlindungan perempuan juga semakin baik. Di situasi pandemi, ajakan meliterasi berbagai kelompok melalui diskusi daring sangat melimpah jumlahnya.

“Online meeting jadi sangat banyak dari pagi sampai malam. Kawan-kawan mahasiswa juga sering buat acara sampai malam. Tapi karena kita pikir ini pendidikan publik jadi kita harus tetap ikuti,” ujarnya.

Ia menceritakan, memang tidak mudah bekerja di kondisi pandemi. Namun, di satu sisi ia juga senang karena penyampaian pendidikan menjadi bisa tersebar lebih masif secara daring.

“Pendidikan publik jadi jauh lebih besar karena sistemnya online dan itu inisiatif dari masyarakat juga banyak,” ujarnya.

Hingga saat ini ia masih me nunggu waktu yang tepat untuk bisa kembali memulai kerja secara langsung ke berbagai lapangan di daerah daerah.

“Kita sedang mengumpulkan agenda nasional, dilansir bersama dorongan kita di kampanye 16 hari ini untuk mendorong RUU PKS. Baik dari jenis kelompoknya maupun daerahnya,” pungkas Andy. (Pro/M-2)

BERITA TERKAIT