22 November 2020, 01:37 WIB

Di KTT G-20, Jokowi Ingatkan Vaksin Covid-19 Harus untuk Semua


Dhika Kusuma Winata | Politik dan Hukum

MI/Ramdani
 MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo

PRESIDEN oko Widodo menekankan akses terhadap vaksin covid-19 harus bisa tersedia bagi seluruh negara di dunia. Negara-negara G-20 harus bisa mendorong terjaminnya vaksin bagi semua negara.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi pada forum KTT G-20 yang digelar secara virtual, Sabtu (21/11) malam.

"Akses terhadap vaksin covid-19 harus dapat tersedia bagi semua negara tanpa terkecuali. Komitmen politik negara-negara G-20 sangat dibutuhkan untuk memobilisasi pendanaan global bagi pemulihan kesehatan," ucap Jokowi yang mengikuti KTT G-20 dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Dalam pidatonya, Jokowi menyampaikan dunia saat ini tengah melihat dan menanti pertemuan para pemimpin G-20. Kepemimpinan negara-negara G-20 sangat diharapkan untuk membawa dunia keluar dari krisis kesehatan akibat pandemi dan keterpurukan ekonomi.

Presiden mengatakan saat ini terdapat dua hal yang perlu menjadi fokus perhatian negara-negara G-20 di tengah situasi pandemi. Pertama, pendanaan bagi pemulihan kesehatan.

Baca juga : Presiden Jokowi Hadiri KTT G-20 secara Virtual

"Dunia tidak akan sehat kecuali semua negara sudah sehat. Vaksin adalah salah satu amunisinya," ujar Kepala Negara.

Kedua, Presiden Jokowi juga menilai perlunya dukungan untuk pemulihan ekonomi dunia. Terkait hal tersebut, Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) telah meminta dukungan dana sebesar US$2,5 triliun agar negara berkembang mampu keluar dari keterpurukan ekonomi dengan memperlebar ruang fiskalnya.

Presiden menyatakan pemulihan ekonomi dunia tersebut memerlukan perhatian negara-negara G-20. Salah satunya soal bantuan restrukturisasi utang untuk negara berpendapatan rendah.

"Restrukturisasi utang ini harus dibarengi dengan ditingkatkannya manajemen utang (sound debt management) termasuk transparansi data dan dijaganya keberlanjutan fiskal," kata Jokowi. (OL-7)

BERITA TERKAIT