22 October 2020, 20:43 WIB

Delegasi Israel Kunjungi Sudan untuk Persiapan Normalisasi?


Faustinus Nua | Internasional

AFP/Kantor PM Sudan
 AFP/Kantor PM Sudan
.

DELEGASI Israel dilaporkan mengunjungi Sudan untuk membahas normalisasi hubungan menyusul kesepakatan negara Yahudi dengan UEA dan Bahrain yang ditengahi AS beberapa waktu lalu.

Menurut situs web khusus lalu lintas udara Flightradar24, pesawat sewaan meninggalkan Tel Aviv ke ibu kota Sudan pada Rabu (21/10). Sumber-sumber Israel yang tidak ingin disebutkan nama mengatakan kepada AFP pada Kamis (22/10) bahwa delegasi Israel memang pergi ke Sudan untuk membahas normalisasi hubungan.

Perjalanan satu hari itu telah meningkatkan spekulasi bahwa Israel dapat segera mencapai kesepakatan damai dengan negara Afrika yang dipimpin Arab dan secara teknis sedang berperang.

Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan dia berharap Sudan akan segera mengakui Israel. Seruan itu datang setelah Trump berjanji pada Senin untuk segera mengeluarkan Sudan dari daftar hitam sponsor terorisme, warisan era diktator yang jatuh, Omar al-Bashir.

Harian terlaris Israel, Yediot Aharonot, melaporkan pemerintah sipil dan militer transisi pasca-Bashir Sudan secara internal setuju untuk menormalkan hubungan.

"Menurut laporan yang telah diterima di Yerusalem, para pemimpin di Khartoum pada prinsipnya telah membuat keputusan untuk hal itu," kata surat kabar itu.

"Kesepakatan telah dicapai antara Presiden Dewan Kedaulatan, Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, dan Perdana Menteri Sudan Abdalla Hamdok, yang sampai sekarang ditentang untuk menormalisasi hubungan dengan Israel."

Surat kabar tersebut juga menyebutkan kemungkinan hubungan Israel-Sudan akan diumumkan oleh Trump beberapa hari mendatang di Washington. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Burhan pun akan bergabung melalui konferensi video. (OL-14)

BERITA TERKAIT