08 August 2020, 13:05 WIB

NasDem Siapkan Lima Paslon Maju Pilkada di 5 Daerah Jabar


Benny Bastiandy | Nusantara

MI/MOHAMAD IRFAN
 MI/MOHAMAD IRFAN
Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa

PARTAI NasDem tengah mempersiapkan penyerahan formulir B1 KWK sebagai syarat resmi pendaftaran bakal pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah ke Komisi Pemilihan Umum Daerah yang akan berkontestasi pada Pilkada serentak 2020 di Jawa Barat. Terdapat lima bakal pasangan calon di lima daerah di Jawa Barat yang diusung Partai NasDem.

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa, mengatakan sesuai rencana formulir B1 KWK dari Partai NasDem akan diserahkan ke masing-masing bakal pasangan calon pada 21 Agustus. Sebab, sesuai tahapan Pilkada, bulan depan akan memasuki pendaftaran bakal pasangan calon ke KPU.

"Kalau Pilkada serentak, Partai NasDem sudah selesai semuanya terkait soal dukungan. Bahkan bukan lagi hanya rekomendasi, tapi NasDem sudah mengeluarkan B1 KWK yang merupakan formulir resmi sebagai syarat daftar ke KPU. Kita sudah selesaikan dan pada tanggal 21 (Agustus) rencana akan kita serahkan kepada seluruh pasangan calon yang diusung Partai NasDem," terang Saan saat bersafari politik di Dapil 5 Kabupaten Cianjur sekaligus melantikan struktur Partai NasDem di tingkat kecamatan, Jumat (7/8).

Lima bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung Partai NasDem pada Pilkada serentak 2020 terdiri dari Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin di Kabupaten Cianjur, Marwan Hamami-Iyos Somantri di Kabupaten Sukabumi, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan di Kabupaten Bandung, Nina Agustin-Lucky Hakim di Kabupaten Indramayu, serta Cellica Nurachadiana-Aep Saepuloh. Saan optimitis lima bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung Partai NasDem bisa memenangkan kontestasi pada 9 Desember 2020 nanti.

"Kita optimistis lima-limanya itu akan menang. Ada satu lagi (bakal pasangan calon) yang kita siapkan di Tasikmalaya," terang anggota DPR RI ini.

Butuh soliditas di internal partai untuk bersama-sama bisa bergerak memenangkan pasangan calon yang diusung Partai NasDem. Karena itu, Saan menegaskan seandainya nanti diketahui terdapat kader yang tidak searah dengan kebijakan partai, maka harus menerima konsekuensinya.

"Kita pertama akan persuasif. Kita akan ajak mereka bicara baik-baik. Kalau sudah diajak bicara masih belum juga, kita akan lakukan teguran, peringatan, dan kalau masih enggak (patsun), kita serahkan ke DPP dengan segala pertimbangan yang ada," tegas Saan.

Pun di Kabupaten Cianjur, ucap Saan, konsolidasi internal Partai NasDem terus dikuatkan sebagai bagian ikhtiar politik memenangkan pasangan Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin. Pelantikan para pengurus DPC Partai NasDem di Dapil 5 Kabupaten Cianjur, kata Saan, menjadi bagian membangun struktur partai.

"Konsolidasi ini, selain membangun struktur partai, yang paling penting adalah bagaimana pada tanggal 9 Desember 2020, pasangan bupati dan wakil bupati yang diusung Partai NasDem yaitu pak Herman Suherman dan Tb Mulyana Syahrudin itu bisa keluar sebagai pemenang," ucapnya.

baca juga: Empat Kabupaten di Maluku Utara Belum Cairkan NPHD 100 Persen

Karena itu, tugas para pengurus DPC Partai NasDem di Dapil 5 Kabupaten Cianjur harus bisa bergerak dinamis dan militan meyakinkan masyarakat agar bersama-sama memenangkan pasangan calon Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin. Pada Pilkada 2020, bakal pasangan calon Herman Suherman-Tb Mulyana Syahrudin diusung koalisi Partai NasDem, Golkar, PDI Perjuangan, PPP, dan PAN. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT